Thursday, October 8, 2026
Depan > Kesehatan > Dinkes Kabupaten Probolinggo Perkuat Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi

Dinkes Kabupaten Probolinggo Perkuat Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi

TIRIS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat upaya menekan risiko komplikasi kehamilan melalui layanan mobile screening ibu hamil risiko tinggi. Program tersebut dipadukan dengan edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai langkah pencegahan infeksi bagi ibu hamil dan bayi yang akan dilahirkan.

Kegiatan berlangsung di Puskesmas Tiris dengan melibatkan ibu hamil risiko tinggi dari wilayah Kecamatan Tiris. Selain mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, para peserta juga menjalani pemeriksaan kehamilan menggunakan ultrasonografi (USG) yang dilakukan langsung oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi bersama tim medis dari RSUD Waluyo Jati.

Pemeriksaan dipimpin oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Herman Budi Santoso, Sp.OG., SubSp.Obginsos., M.Kes. Layanan ini menjadi tindak lanjut dari hasil pemeriksaan awal yang telah dilakukan dokter di Puskesmas guna memastikan kondisi kehamilan berisiko sehingga penanganan dapat diberikan lebih cepat dan tepat.

Melalui pemeriksaan tersebut, tenaga kesehatan dapat mengetahui perkembangan janin maupun kondisi ibu secara lebih rinci. Apabila ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien dapat segera memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan yang sesuai, termasuk dirujuk ke rumah sakit apabila diperlukan.

Selain pemeriksaan medis, Dinkes Kabupaten Probolinggo juga memberikan edukasi mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kebiasaan sederhana ini dinilai mampu mengurangi risiko penularan berbagai penyakit infeksi yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil maupun bayi, terutama selama masa kehamilan hingga proses persalinan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Wahyu Utami mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui deteksi dini terhadap kehamilan berisiko.

Menurutnya, pemeriksaan oleh dokter spesialis di tingkat puskesmas memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya ibu hamil yang membutuhkan pemantauan intensif tanpa harus langsung datang ke rumah sakit.

“Kegiatan mobile screening ini bertujuan memastikan kondisi ibu hamil risiko tinggi dapat dipantau secara optimal. Dengan deteksi sejak dini, tenaga kesehatan dapat segera menentukan langkah penanganan yang tepat sehingga risiko komplikasi bagi ibu maupun bayi dapat ditekan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk menentukan tindak lanjut pelayanan, baik berupa pemantauan rutin di puskesmas maupun rujukan ke rumah sakit apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Sri Wahyu menambahkan, edukasi CTPS juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena perilaku hidup bersih dan sehat berperan besar dalam mencegah infeksi selama masa kehamilan.

“Kami berharap para ibu hamil semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, rutin memeriksakan kehamilan serta segera berkonsultasi apabila muncul keluhan. Dengan begitu, kesehatan ibu dan bayi dapat terjaga hingga proses persalinan,” tegasnya.

Program mobile screening ini menjadi salah satu strategi Dinkes Kabupaten Probolinggo untuk mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. “Kehadiran dokter spesialis di puskesmas diharapkan mempercepat proses diagnosis sekaligus mengurangi keterlambatan penanganan pada kasus kehamilan risiko tinggi,” harapnya.

Melalui sinergi antara Dinkes, Puskesmas Tiris dan RSUD Waluyo Jati, pemerintah daerah berharap angka komplikasi kehamilan maupun kematian ibu dan bayi dapat terus ditekan. Upaya tersebut sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas sehingga setiap ibu hamil di Kabupaten Probolinggo memperoleh pendampingan yang optimal sejak masa kehamilan hingga persalinan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info