Tuesday, March 5, 2024
Depan > Kesehatan > Dinkes Gelar Jambore Kader Posyandu

Dinkes Gelar Jambore Kader Posyandu

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar jambore kader posyandu se-Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (21/11/2023).

Kegiatan yang diikuti oleh para kader posyandu, petugas promkes dan gizi puskesmas se-Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto didampingi Plt Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Mujoko.

Jambore kader posyandu ini diisi dengan 3 (tiga) lomba meliputi Lomba Penyuluhan Dengan Media Kreatif dan Inovatif, Lomba Yel-yel Hari Kesehatan Nasional ke-59 dan Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Pangan Lokal.

Dewan juri terdiri dari TP PKK Kabupaten Probolinggo, Dinkes Kabupaten Probolinggo, Diskominfo Kabupaten Probolinggo, RS Rizani Paiton, RS Graha Sehat Kraksaan, RSIA Fatimah Kraksaan, Tadatoday dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Mujoko menyampaikan posyandu prima merupakan wujud transformasi sistem kesehatan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan primer. “Posyandu prima diharapkan memiliki standarisasi pelayanan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang tak terbatas hanya pada pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ungkapnya.

Menurut Mujoko, untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di masyarakat, dilakukan integrasi satu layanan kesehatan terpadu dengan mendayagunakan potensi posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan.

“Jambore kader posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam kegiatan penyelenggaraan penimbangan, posyandu dan kunjungan rumah di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Semengtara Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan masalah kesehatan saat ini masih menjadi masalah yang membuat kita harus berupaya lebih lagi untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat agar berperilaku sehat. Dengan masih tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, gizi buruk, stunting, penyakit menular dan penyakit tidak menular, maka perlu adanya peran serta masyarakat.

“Kader kesehatan dewasa ini merupakan salah satu elemen penting dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan yang ada. Tantangan ini, membuat kader diwajibkan memiliki semangat, kreatifitas dan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Tentunya, kader tidak bisa melaksanakannya sendirian, perlu adanya kerjasama yang sinergis antara pihak-pihak terkait, seperti pemerintah desa, PKK maupun pihak swasta,” katanya.

Di tahun 2023 ini jelas Rita Erik, Kementerian Kesehatan sudah mencanangkan transformasi pelayanan kesehatan. Dimana posyandu akan menjadi pusat layanan kesehatan berdasar siklus hidup. Dimulai dari balita hingga lansia akan mendapat layanan kesehatan terpadu di posyandu. Perlu adanya strategi-startegi baru agar program baru tersebut. Tantangan ke depan semakin berat, perlu adanya kesinergisan semua pihak agar semua dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

“Kegiatan kali ini merupakan apresiasi dari pemerintah, untuk kerja keras yang telah dilakukan kader kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang ada di desanya. Mari kita bersatu padu dalam mewujudkan masyarakat yang hidup lebih sehat,” jelasnya.

Tak lupa juga tambah Rita Erik, ada beberapa kegiatan yang dititipkan untuk dilaksanakan di tahun 2024. Yaitu lomba desa PHBS-LBS, lomba kader posyandu dan balita sehat serta penguatan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi.

“Harapan kami dengan kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan, motivasi dan kreatifitas dalam rangka mengajak dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang lebih sehat,” terangnya.

Dari hasil penilaian dewan juri, untuk Lomba Penyuluhan Dengan Media Kreatif dan Inovatif juara 1 diraih Puskesmas Krejengan, juara 2 diraih Puskesmas Pakuniran, juara 3 diraih Puskesmas Glagah, juara harapan 1 diraih Puskesmas Banyuanyar dan juara harapan 2 diraih Puskesmas Jorongan.

Untuk Lomba Yel-yel Hari Kesehatan Nasional ke-59, juara 1 diraih Puskesmas Sumberasih, juara 2 diraih Puskesmas Jorongan, juara 3 diraih Puskesmas Bago, juara harapan 1 diraih Puskesmas Paiton dan juara harapan 2 diraih Puskesmas Ranugedang.

Serta untuk Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Pangan Lokal, juara 1 diraih Puskesmas Dringu, juara 2 diraih Puskesmas Paiton, juara 3 diraih Puskesmas Tongas, juara harapan 1 diraih Puskesmas Sumberasih dan juara harapan 2 diraih Puskesmas Sukapura. (wan)