Thursday, September 23, 2021
Depan > Pemerintahan > Bupati Tantri Pimpin Rakor Evaluasi Penanganan Penanganan Covid-19

Bupati Tantri Pimpin Rakor Evaluasi Penanganan Penanganan Covid-19

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi penanganan Covid-19 bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Minggu (22/8/2021).

Rakor yang dipimpin oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arh Arip Budi Cahyono, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Wakapolresta Probolinggo Kompol Mohamad Khoiri, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan Tim Satgas Penangananan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Dalam agenda tersebut, terdapat beberapa item yang dibahas meliputi memahami kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19, evaluasi capaian kinerja Satgas dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo dan Time Line aksi pengendalian pandemi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 salah satunya dengan penerapan 6M dan 3T (Tracing, Testing dan Treatment).

“Penegakan protokol kesehatan, PPKM, karantina dan isolasi. Melakukan koordinasi, komunikasi, kolaborasi dan sinergi mulai satgas pusat sampai desa. Dan juga dilaksanakannya vaksinasi menuju herd immunity,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, pendapat epidemiologi terkait strategi pemerintah dalam penangananan Covid-19 adanya program vaksinasi sebagai ikhtiar dalam menyelesaikan pandemi. Dengan herd immunity adalah efikasi untuk mencegah penularan.

“Selain itu strategi vital adalah penerapan 6M tetap terus dilakukan. Mobilitas, interaksi dan kerumunan menjadi faktor pada lonjakan kasus Covid-19. Mengkoordinasikan peluang dan pengawasan uji coba pembukaan sektor industri dan memiliki izin operasional dan mobilitas kegiatan industry,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut terkait dengan evaluasi kinerja Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Kepala Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melaporkan ringkasan target dan realisasi proses melalui tindakan promotif dan preventif yaitu 6M, 2T dan vaksinasi.

“Sedangkan tindakan kuratif adalah 1 T di RSUD dan fasyakes jejaring RSUD. Penanganan PC-19 melalui managemen proses memudahkan analisis, evaluasi dan intervensi bersama. Sementara Time Line aksi pengendalian pandemi Covid-19 adalah tiga tugas utama Satgas yang dilakukan yaitu penangananan kesehatan masyarakat, penanganan dampak ekonomi pandemi dan penanganan dampak sosial pandemi serta penangananan kesehatan masyarakat,” ungkapnya. (y0n)