Thursday, July 29, 2021
Depan > Pemerintahan > Bupati Tantri Ikuti Takbir Bersama Gubernur Jatim Secara Virtual

Bupati Tantri Ikuti Takbir Bersama Gubernur Jatim Secara Virtual

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengikuti takbir secara virtual Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah bersama Ibu Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Rabu (12/5/2021) malam di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Pada momentum takbir bersama ini juga dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kepala OPD serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa didampingi jajaran Polda Jatim melantunkan gema takbir dan diikuti oleh para peserta yang mengikuti virtual. Acara selanjutnya prosesi pemukulan beduk sekaligus diiringi kumandang takbir sebagai tanda bahwa puasa Ramadhan 1442 Hijriyah telah selesai.

Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawansa melalui virtual menjelaskan Sholat Idul Fitri 1442 H dilaksanakan
berbasis PPKM Mikro. Yaitu zona orange, zona kuning dan zona hijau dengan ketentuan adalah daerah-daerah kategori zona merah dilaksanakan dirumah. Sedangkan di daerah zona orange dilaksanakan dengan ketentuan kapasitas 15 persen.

“Dengan perkembangan yang semakin baik di Kabupaten Probolinggo, dimana saat ini masuk pada zona hijau. Ini merupakan sebuah perjuangan dan kerjasama yang baik antara Bupati dan jajaran TNI/Polri, para tenaga medis serta masyarakat Kabupaten Probolinggo bersama+sama memerangi dan mengendalikan Covid-19,” katanya.

Melalui aplikasi zoom dalam kegiatan takbir bersama, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan kepada Gubernur Khofifah bahwa pihaknya mengajak seluruh takmir masjid untuk melakukan takbir bersama di masjid dengan ketentuan 10% dari kapasitas yang ada.

“Terkait dengan pelaksanaan sholat Idul Fitri 1442 H, tempat ibadah masjid maupun di lapangan diperkenankan melaksanakan sholat Idul Fitri dengan ketentuan 50% dari jumlah kapasitas yang ada. Untuk PPKM Mikro, daerah yang berzona orange telah mematuhi dengan aturan yang telah ditetapkan dan Insyaallah tidak ada pengaruh terhadap kegiatan keagamaan,” ungkapnya. (y0n)

cww trust seal