Tuesday, September 28, 2021
Depan > Pemerintahan > Bupati Tantri dan Tim OK-OCE INA Makmur Beraudiensi Tentang Bincang Pariwisata

Bupati Tantri dan Tim OK-OCE INA Makmur Beraudiensi Tentang Bincang Pariwisata

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE melakukan audiensi dengan Tim OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) INA Makmur (Inspirasi Nusantara Aman Makmur), Rabu (2/6/2021) pagi di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Probolinggo.

Audiensi ini dilakukan dalam rangka membahas persiapan “Bincang Berkualitas Potensi, Peluang, Kendala dan Tantangan Kegiatan Pariwisata di Kabupaten Probolinggo” antara Pemkab Probolinggo dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang rencananya akan dilaksanakan secara virtual (via zoom dan streaming YouTube) pada 24 Juni 2021 mendatang.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari serta sejumlah OPD meliputi Kepala Disporaparbud (Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan) Sugeng Wiyanto, Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Ali Kusno, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Taufik Alami, Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Moch. Natsir serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Edy Suryanto.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjelaskan ada poin-poin penting yang menjadi permasalahan dan isu strategis pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Probolinggo. Yakni, permasalahan penataan potensi wisata Gunung Bromo, penyediaan air bersih yang masih belum ada titik terang dan permasalahan ekonomi kreatif yang perlu dilakukan banyak penguatan. “Poin penting inilah yang perlu untuk disampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus OK-OCE INA Makmur Joko Dwitanto menyampaikan kedatangannya dimaksudkan untuk membahas persiapan “Bincang Berkualitas Potensi, Peluang, Kendala dan Tantangan Kegiatan Pariwisata di Kabupaten Probolinggo” yang diharapkan mampu mengenalkan potensi wisata dan kegiatan ekonomi kreatif Kabupaten Probolinggo. “Kami harapkan pesan dan informasi hasil dari audiensi ini disampaikan dan didiskusikan dengan baik bersama OPD terkait,” ujarnya.

Menurut Joko Dwitanto, audiensi ini dimaksudkan agar potensi wisata di Kabupaten Probolinggo yang belum dikomunikasikan atau yang sudah dikomunikasikan bisa dipertajam dan dikembangkan.

“Nantinya akan dilakukan suatu program berdasarkan tanggapan dari Deputi maupun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan program pembuka, nantinya program apa yang bermanfaat dan harus dilakukan melalui OPD terkait,” pungkasnya. (y0n)