Tuesday, October 26, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Bupati Tantri Bersepeda Jajal Rute Cross Country TNBTS

Bupati Tantri Bersepeda Jajal Rute Cross Country TNBTS

Reporter : Hendra Trisianto
SUKAPURA – Tingkatkan imunitas tubuh dengan olahraga bersepeda, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE bersama kelompok kecil jajaran pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Probolinggo menjajal rute cross country di sekitar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) beberapa waktu lalu.

Kegiatan olahraga bersepeda sambil berwisata di sekitar kawasan Gunung Bromo ini memang sedang ditawarkan kepada para penyuka wisata alam, terutama kepada para penggemar wisata Gunung Bromo yang sudah lama menunggu dibukanya kembali kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini.

Karena kawasan TNBTS masih ditutup, kegiatan bersepeda ini boleh dilakukan selama tidak memasuki kawasan kaldera Gunung Bromo dan sekitarnya. Memilih rute pedesaan yang memiliki view panorama paling dekat dengan Gunung Bromo tentu menjadi pilihan cerdas sebagai pengobat rindu Gunung Bromo.

Jalur yang relatif nyaman dan landai, sangat memungkinkan untuk diakses oleh jenis sepeda apapun, mulai dari sepeda gunung bahkan kelas folding bike. Dengan Gunung Bromo sebagai latar belakangnya dan dipadu suasana khas perladangan hortikultura masyarakat Tengger tentu akan menjadi potret yang anti mainstream dan instagramable.

“Kali ini kami dengan kelompok kecil komunitas sepeda lipat Probolinggo mencoba menikmati Gunung Bromo dengan cara lain. Yakni dengan bersepeda menyusuri jalur-jalur umum di Desa Ngadisari, seperti di sepanjang Dusun Cemorolawang Blok U Guyangan sampai ke Seruni Point dan jalur di sekitar ladang warga,” ungkap Bupati Tantri saat memimpin trip gowesnya.

Tidak hanya menyusuri jalur umum beraspal, untuk mendapatkan sensasi yang lebih greget dan hasil dokumentasi yang tiada banding, saat itu para penggemar sepeda lipat ini juga menjajal jalur pematang pada tepian ladang bawang daun yang sedang tumbuh subur.

“Bagi yang sudah rindu syahdunya suasana Gunung Bromo, sambil menunggu dibukanya kembali kawasan TNBTS, kita masih bisa mengeksplor Bromo dari jarak jauh. Salah satunya dengan bersepeda, namun tetap utamakan keselamatan dan patuhi protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir,” ajaknya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menambahkan, beberapa spot serupa dan tak kalah fotogenik yang bisa sebagai referensi gowes wisata selain Desa Ngadisari adalah di Desa Ngadirejo dan Wonotoro.

“Monggo kepada para penghobi sepeda manakala ingin trip gowes wisata di sekitaran kawasan TNBTS bisa dengan menghubungi dahulu pemerintah desa setempat untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal,” pungkasnya. (dra)