Thursday, September 23, 2021
Depan > Kesehatan > Bupati Tantri Ajak DPRD Edukasi Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Bupati Tantri Ajak DPRD Edukasi Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Sejak beberapa minggu terakhir ada kecenderungan lonjakan kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Hingga tanggal 30 Juni 2021, kasus aktif Covid-19 sudah mencapai 139 orang.

“Tentu kondisi ini merupakan tugas berat kita semua. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya mengajak kepada segenap Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo untuk bisa bekerja sama mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan,” kata Bupati Tantri saat memberikan sambutan secara virtual dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo, Kamis (1/7/2021).

Menurut Bupati Tantri, para Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo ini tentunya sudah menjadi tokoh di wilayahnya masing-masing sehingga diharapkan akan mampu menjadi agent of change atau agen perubahan, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

“Bagaimana pemakaian masker yang benar secara konsisten, bagaimana tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang serta bagaimana upaya menerapkan hidup bersih dan sehat harus menjadi pondasi bagi kita semua,” jelasnya.

Bupati Tantri menegaskan memang dari awal pandemi Covid-19 pihaknya tidak memberikan opsi melakukan isolasi mandiri bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya berkaitan dengan kedisiplinan masyarakat yang sangat rendah.

“Melihat kasus-kasus yang terjadi di daerah lain, lonjakan kasus terjadi salah satunya dikarenakan limbah-limbah yang dihasilkan oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dibuang sembarangan. Hal ini dikarenakan pengetahuan masyarakat yang masih kurang sehingga terjadi lonjakan kasus Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri menyampaikan perkembangan pandemi Covid-19 dalam dua minggu terakhir. Sejak dua hari lalu, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo mengalami perubahan dari zona orange ke zona kuning atau resiko rendah.

“Meskipun demikian, kita tetap harus tetap waspada dan hati-hati. Seperti tanggal 30 Juni 2021, kami mendapatkan kasus konfirmasi positi Covid-19 sebanyak 32 orang. Tetapi secara matematika kontak-kontak erat di masyarakat kita tidak tahu. Mohon kerja samanya supaya pandemi Covid-19 ini bisa kita tangani dengan baik secara bersama-sama,” pungkasnya. (wan)