Thursday, October 8, 2026
Depan > Kesehatan > Bupati Haris Tekankan Penguatan SPM Kesehatan Melalui Rakor Bersama Kepala Puskesmas

Bupati Haris Tekankan Penguatan SPM Kesehatan Melalui Rakor Bersama Kepala Puskesmas

KRAKSAAN – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memimpin rapat koordinasi (rakor) Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di puskesmas di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Senin (16/3/2026).

Rakor tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo dengan menghadirkan narasumber anggota TP2D Kabupaten Probolinggo Hamim Wajdi. Kegiatan ini diikuti oleh 33 kepala puskesmas se-Kabupaten Probolinggo yang tersebar di 24 kecamatan, baik secara langsung maupun daring.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan dalam mencapai target Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Para kepala puskesmas di 24 kecamatan mengikuti rakor SPM bidang kesehatan di puskesmas di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo. (Foto : Prokopim)

Dalam arahannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan arah pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo ke depan mengusung konsep Kesehatan SAE, yaitu Sehat Lahir Batin, Amanah dalam Layanan dan Eksis dalam Inovasi.

Menurutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo harus memiliki konsep inovasi yang jelas agar pelayanan kepada masyarakat semakin terarah dan terukur.

“Konsep pembangunan kesehatan ke depan adalah Kesehatan SAE, yaitu Sehat Lahir Batin, Amanah dalam Layanan dan Eksis dalam Inovasi. Dengan konsep ini kita ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga menciptakan masyarakat yang sehat secara lahir dan batin,” ujarnya.

Bupati Haris juga menekankan pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada upaya kuratif atau pengobatan, tetapi harus diperkuat melalui upaya preventif dan promotif dengan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Perwakilan kepala puskesmas menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan pencapaian target SPM bidang kesehatan di Kabupaten Probolinggo. (Foto : Prokopim)

“Kesehatan tidak hanya berarti tidak adanya penyakit, tetapi juga menciptakan kebahagiaan dan keseimbangan hidup masyarakat. Karena itu pelayanan kesehatan harus diperkuat melalui pencegahan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” tambahnya.

Salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Probolinggo lanjut Bupati Haris adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah stunting. Upaya tersebut harus dilakukan melalui perencanaan yang matang dan berbasis data sesuai standar survei nasional maupun provinsi.

“Ke depan, pemerintah daerah juga akan memperkuat edukasi kesehatan sejak sebelum pernikahan melalui pusat konseling di tingkat kecamatan bagi calon pengantin dan masyarakat usia produktif. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih siap secara kesehatan sebelum menikah dan memiliki anak,” terangnya.

Selain itu, Bupati Haris juga menyoroti masih terjadinya pernikahan usia dini di sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai persoalan keluarga.

“Pernikahan usia dini harus kita cegah bersama. Banyak pernikahan yang belum siap secara mental dan akhirnya menimbulkan berbagai persoalan keluarga. Karena itu edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memimpin langsung rakor SPM Bidang Kesehatan di puskesmas. (Foto : Prokopim)

Bupati Haris menegaskan peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik, kita berharap kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo akan semakin meningkat,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info