Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Bupati Haris Resmikan Gedung TK Melati Hasil Renovasi CSR PT. Sasa Inti

Bupati Haris Resmikan Gedung TK Melati Hasil Renovasi CSR PT. Sasa Inti

GENDING – Komitmen PT Sasa Inti dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo kembali diwujudkan melalui renovasi gedung TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. Gedung tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal, Kamis (3/9/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Haris bersama Presiden Direktur PT Sasa Inti. Setelah itu, keduanya meninjau langsung ruang guru serta dua ruang kelas yang akan digunakan untuk mendukung proses pembelajaran anak-anak TK Melati.

Renovasi gedung tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Sasa Inti. Dalam pelaksanaannya, perusahaan mendapat dukungan pasokan bahan bangunan dari empat mitra pengusaha IPBI meliputi PT Impact Pratama Industria Tbk, Sirkular Karya Indonesia, PT Aditya Sarana Graha dan PT Bina Adidaya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal melakukan pengguntingan pita peresmian gedung TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Selain peresmian gedung, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta pembagian paket perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi TK Melati oleh Bupati Haris bersama manajemen PT Sasa Inti.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PT Sasa Inti yang selama 53 tahun telah menjadi bagian dari pembangunan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo. Kontribusi perusahaan tidak hanya terlihat dari aktivitas ekonomi dan penyediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga melalui program CSR yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Selama 53 tahun PT. Sasa Inti sudah membersamai Kabupaten Probolinggo. Sudah memberikan banyak lapangan pekerjaan, penghidupan yang baik dan kali ini CSR yang juga sudah berjalan sejak tahun 2024. Harapannya program CSR PT. Sasa Inti ke depan semakin luas, tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga sektor pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan dalam peresmian gedung TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Lebih lanjut Bupati Haris menjelaskan Kabupaten Probolinggo memiliki wilayah sekitar 1.696 kilometer persegi yang terdiri atas 24 kecamatan dan 330 desa/kelurahan. Kondisi geografis yang beragam mulai wilayah pesisir, pulau, danau hingga pegunungan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses pendidikan. Akhirnya masih ada anak-anak pelosok yang belum punya kesempatan untuk sekolah PAUD.

“Untuk memperluas akses tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong pengembangan layanan pendidikan anak usia dini, salah satunya melalui pola sekolah satu atap di wilayah yang belum memiliki lembaga PAUD maupun TK,” terangnya.

Bupati Haris menyebut terdapat sekitar 148 wilayah yang sebelumnya belum memiliki layanan PAUD atau TK. Melalui pola tersebut, guru SD juga dilibatkan untuk membantu memberikan pembelajaran bagi anak-anak usia dini.

Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal memberikan sambutan dalam peresmian gedung TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

“Kita berharap Kabupaten Probolinggo berkembang seperti itu. Anak-anak di semua tempat bisa betul-betul mendapatkan peluang yang sama untuk pendidikan, terutama anak-anak SD dan PAUD,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga mengapresiasi PT. Sasa Inti yang telah menjadikan pendidikan sebagai salah satu sasaran program CSR. “Saya mengapresiasi teman-teman PT. Sasa Inti karena CSR-nya sudah betul-betul bisa membantu pendidikan dan masa depan anak-anak Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Bupati Haris berharap kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Pemerintah Kabupaten Probolinggo siap memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam mendukung berbagai program sosial dan pembangunan daerah.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal memberikan santunan kepada anak yatim dalam peresmian gedung TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

“Semoga PT. Sasa Inti yang sudah 53 tahun berjalan dan memberikan kontribusi cukup besar ini tetap istiqomah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, atas nama Bupati Probolinggo dan atas nama pribadi, saya ucapkan sekali lagi terima kasih,” tambahnya.

Sementara Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal mengatakan keberadaan perusahaan PT. Sasa Inti di Kecamatan Gending tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekitar. Karena itu, pertumbuhan perusahaan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Sebagai bagian dari warga Kabupaten Probolinggo, kami di PT. Sasa Inti berprinsip bahwa pertumbuhan bisnis harus menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Kemajuan suatu daerah berawal dari kualitas hidup dan pendidikan generasi penerusnya,” ujarnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Presiden Direktur PT Sasa Inti Shiv Ranjan Sahgal bersama siswa-siswi TK Melati Desa Gending Kecamatan Gending. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Menurut Shiv, renovasi TK Melati merupakan bentuk investasi terhadap sumber daya manusia masa depan dengan menyediakan ruang belajar yang aman, nyaman dan layak bagi anak-anak usia dini.

“Terwujudnya inisiatif ini merupakan bukti nyata kekuatan sinergi lintas sektor. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo serta seluruh mitra IPBI atas dukungan material yang diberikan,” tambahnya.

Peresmian gedung TK Melati tersebut menjadi salah satu contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperluas akses pendidikan. Dengan dukungan fasilitas yang lebih layak, anak-anak diharapkan memperoleh lingkungan belajar yang semakin nyaman untuk mendukung tumbuh kembang dan masa depan mereka. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info