Thursday, October 8, 2026
Depan > Kesehatan > Bupati Haris Resmikan Cath Lab dan ICVCU RSUD Waluyo Jati

Bupati Haris Resmikan Cath Lab dan ICVCU RSUD Waluyo Jati

KRAKSAAN – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris didampingi Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ meresmikan ruang Cath Lab (Catheterization Laboratory) dan ICVCU (Intensive Cardiovascular Care Unit) di RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo, Selasa (6/1/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan jantung bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Haris dan Wabup Fahmi di pintu masuk Cath Lab. Dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang Cath Lab dan ICVCU yang akan difungsikan untuk pelayanan pasien penyakit jantung dan kardiovaskular.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo Ning Ayu Novita Rahmawati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati serta jajaran Forkopimka Kraksaan.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan RSUD Waluyo Jati memiliki peran strategis sebagai tumpuan harapan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

“RSUD Waluyo Jati ini bukan sekadar bangunan. Di sinilah banyak harapan dan doa masyarakat disandarkan. Harapan akan kesembuhan, peningkatan kualitas hidup dan pelayanan kesehatan yang semakin baik,” katanya.

Bupati Haris menambahkan kehadiran Cath Lab di RSUD Waluyo Jati menjadi langkah besar dalam penguatan layanan kesehatan rujukan, khususnya untuk penanganan penyakit jantung yang membutuhkan tindakan medis berteknologi tinggi.

“Cath Lab ini ke depan akan menjadi penunjang yang sangat luar biasa. Ini salah satu spesifikasi unggulan yang kami harapkan mampu menguatkan posisi RSUD Waluyo Jati sebagai rumah sakit rujukan yang semakin hebat dan andal,” tegasnya.

Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo dr. Yessi Rahmawati memastikan fasilitas ICVCU telah dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai dan siap dioperasikan setelah proses penataan akhir selesai.

“Untuk layanan ICVCU, Insya Allah seluruh peralatannya sudah lengkap. Saat ini tinggal penataan, setelah itu segera bisa kita gunakan untuk pelayanan pasien,” ungkapnya.

Menanggapi arahan Bupati Probolinggo agar RSUD Waluyo Jati tetap berorientasi sebagai rumah sakit rakyat, Yessi menegaskan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“RSUD Waluyo Jati adalah rumah sakit untuk masyarakat. Selama memiliki KTP Kabupaten Probolinggo, pada prinsipnya bisa dilayani secara gratis sesuai ketentuan BPJS,” tegasnya.

Menurut Yessi, terdapat beberapa kasus yang tidak ditanggung BPJS seperti kekerasan dalam rumah tangga, mabuk-mabukan, narkoba atau kasus kriminal tertentu. “Namun, untuk kasus penyakit, layanan tetap dapat diberikan dengan dukungan anggaran pendamping dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Seiring usia RSUD Waluyo Jati yang kini memasuki 44 tahun, Yessi juga mengungkapkan kesiapan rumah sakit dalam mengembangkan layanan spesialis unggulan, termasuk pengoperasian mesin Cath Lab untuk tindakan pemasangan ring jantung.

“Kami sudah memiliki mesin Cath Lab dan akan segera mengoperasionalkannya. Saat ini sedang proses perizinan serta kerja sama dengan BPJS agar biaya layanan yang mahal ini tidak membebani masyarakat,” terangnya.

Dengan diresmikannya Cath Lab dan ICVCU, RSUD Waluyo Jati diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan jantung yang lebih cepat, lengkap dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info