KRAKSAAN – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengapresiasi seluruh jajaran yang terlibat dalam penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo. Ucapan terima kasih disampaikan kepada TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh pihak yang berjibaku memadamkan api selama beberapa hari.
Hal tersebut disampaikan Bupati Haris saat melepas peserta Probolinggo SAE Carnival 2026 dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di sisi utara Alun-alun Kraksaan, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Bupati Haris, upaya pemadaman kebakaran Bromo membutuhkan kerja keras karena meskipun api utama telah berhasil dipadamkan, masih terdapat potensi munculnya titik api baru.
“Dengan intens untuk terus melakukan pemadaman terhadap kebakaran yang ada di Bromo, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, Bapak Dandim, Ibu Kapolres dan semua yang terkait yang sudah berjibaku,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sejumlah personel bahkan harus berada di kawasan Bromo selama berhari-hari untuk memastikan api dapat dikendalikan. Kondisi tersebut menunjukkan seriusnya penanganan kebakaran di kawasan konservasi tersebut. “Alhamdulillah api sudah bisa dipadamkan, meskipun beberapa kali masih muncul titik-titik api baru,” terangnya.
Bupati Haris mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, khususnya selama musim kemarau panjang. Ia meminta jajaran kecamatan bersama Forkopimka memberikan edukasi kepada kepala desa dan tokoh masyarakat untuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Untuk saat ini, paling tidak di tengah-tengah kemarau kita yang panjang, masyarakat sementara tidak membakar lahan untuk membuka lahan yang baru,” tegasnya.
Menurut Bupati Haris, pembakaran lahan memiliki risiko besar terhadap terjadinya kebakaran meluas. Terlebih, kondisi kawasan Bromo membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara serta-merta.
“Bromo karena memang api tidak bisa kita padamkan serta-merta. Masih ada api yang tertanam di dalam yang masih mungkin untuk bisa menjadi titik-titik atau hotspot baru,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
