Depan > Pemerintahan > BPPKAD Pasang Aplikasi Lapor Harian Pajak Secara Online

BPPKAD Pasang Aplikasi Lapor Harian Pajak Secara Online

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo melakukan pemasangan aplikasi lapor harian pajak secara online berupa sinkron box atau alat perekam transaksi.

Pemasangan sinkron box sebagai upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah khususnya pendapatan pajak daerah ini dilakukan BPPKAD Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kraksaan. Pemasangan sistem pelaporan transaksi usaha secara elektronik ini dilakukan pada beberapa hotel, restoran, hiburan dan parkir di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Aplikasi lapor harian pajak secara online ini dipasang kepada 24 wajib pajak mulai hotel, restoran, hiburan dan parkir yang ada di Kecamatan Sukapura, Dringu, Tongas, Paiton, Kraksaan, Krucil, Gending dan Leces.

“Dengan demikian, jumlah tempat usaha yang sistem pelaporannya sudah digital menjadi 79 pelaku usaha. Pasalnya sebelumnya aplikasi ini sudah dipasang di 55 pelaku usaha,” kata Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kepala Bidang Pendapatan Ofie Agustin.

Menurut Ofie, pemasangan sinkron box ini adalah tindak lanjut dari Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk memudahkan monitoring upaya koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dioperasikan salah satunya oleh pemerintah daerah.

“Setiap pelaku usaha hotel, rumah makan, warung atau hiburan dan lainnya yang ingin didigitalkan sistem pembayaranya tinggal berkoordinasi dengan BPPKAD yang akan difasilitasi alat secara gratis bersama dengan instalasinya,” terangnya.

Ofie menegaskan sinkron box yang seperti mesin kasir ini bagi pelaku usaha juga bermanfaat untuk dapat mengecek transaksi dari usahanya, walaupun pemilik usaha tidak berada di tempat. Dimana usahanya dijalankan oleh orang kepercayaannya.

“Dengan dipasangnya alat ini, wajib pajak tidak perlu melaporkan transaksi usahanya secara manual lagi. Sebab semua tercatat secara digital dan online sehingga lebih mudah dan bisa dipantau oleh pemilik dari mana saja karena sudah online. Pembayaran pajaknya pun lebih mudah dan tepat,” pungkasnya. (wan)