Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > BPBD Kabupaten Probolinggo Kirim 12 Ribu Liter Air Bersih ke Dua Desa

BPBD Kabupaten Probolinggo Kirim 12 Ribu Liter Air Bersih ke Dua Desa

PROBOLINGGO – Krisis sumber mata air bersih mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di dua desa, Jum’at (18/9/2026).

Sebanyak 12.000 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Paoan Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan dan Dusun Gunungdame Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces. Pendistribusian dilakukan petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 09.55 WIB. Bantuan diangkut menggunakan dua unit truk tangki, masing-masing berkapasitas 6.000 liter.

Di Dusun Paoan RT 01 RW 01 Desa Tegalsono, bantuan air bersih diperuntukkan bagi 112 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 336 jiwa. Sementara di Dusun Gunungdame RT 01 RW 06, Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces, bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan 83 KK dengan jumlah sekitar 249 jiwa. Dengan demikian, total warga yang tercatat terdampak di dua lokasi tersebut mencapai 195 KK atau sekitar 585 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat krisis sumber mata air.

“Distribusi air bersih ini merupakan respons BPBD terhadap kondisi masyarakat yang mengalami krisis sumber mata air bersih. Kami menyalurkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan air warga di wilayah terdampak,” ujarnya.

TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat. (Foto : BPBD)

Oemar menerangkan penanganan kondisi krisis air bersih membutuhkan pemantauan terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Distribusi dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ketika sumber mata air mengalami krisis dan warga kesulitan memperoleh air, pemerintah perlu hadir memberikan bantuan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

Menurut Oemar, penyaluran air bersih juga menjadi bagian dari respons kebencanaan BPBD Kabupaten Probolinggo. Petugas TRC PB dikerahkan untuk mendistribusikan air langsung ke lokasi yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari selama kondisi sumber mata air masih mengalami krisis,” tegasnya.

Pendistribusian air bersih kali ini sepenuhnya melibatkan TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo. Dua unit truk tangki berkapasitas masing-masing 6.000 liter digunakan untuk mengirimkan total 12.000 liter air bersih ke dua titik sasaran.

BPBD Kabupaten Probolinggo terus melakukan penanganan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami persoalan ketersediaan air bersih. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info