Friday, September 17, 2021
Depan > Kesehatan > Bertambah 158 Kasus, Kecamatan Kraksaan Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Bertambah 158 Kasus, Kecamatan Kraksaan Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 4.597 kasus dengan keterangan 725 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 3.632 kasus sembuh dan 240 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 18 Juli 2021 kembali bertambah sebanyak 158 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 4.597 kasus.

“Dengan adanya penambahan 158 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 18 kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Besuk, Kotaanyar, Pakuniran, Gading, Krucil dan Tiris,” katanya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 23 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua dan ketiga disumbangkan oleh Kecamatan Paiton sebanyak 17 kasus dan Kecamatan Dringu sebanyak 16 kasus, penambahan kasus harian tertinggi keeempat disumbangkan oleh Kecamatan Pajarakan dan Gading masing-masing sebanyak 11 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 742 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 400 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 537 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 307 kasus dan Kecamatan Gading mencapai 121 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi kelima dan keenam berada di Kecamatan Besuk dan Gending masing-masing sebanyak 10 kasus serta Kecamatan Banyuanyar, Maron dan Leces masing-masing sebanyak 8 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi ketujuh dan kedelapan berada di Kecamatan Sumberasih sebanyak 7 kasus dan Kecamatan Pakuniran sebanyak 6 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesembilan dan kesepuluh berada di Kecamatan Krejengan dan Kotaanyar masing-masing sebanyak 5 kasus serta Kecamatan Krucil dan Tongas masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesebelas berada di Kecamatan Tiris dan Wonomerto masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Tegalsiwalan, Sumber dan Bantaran masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Besuk mencapai 164 kasus, Kecamatan Gending mencapai 292 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 151 kasus, Kecamatan Maron mencapai 232 kasus, Kecamatan Leces mencapai 293 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 244 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 139 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 140 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 160 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 51 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 176 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 50 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 75 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 105 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 20 kasus dan Kecamatan Bantaran mencapai 63 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 49 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 3.632 kasus dari total 4.597 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Pajarakan sebanyak 10 kasus, penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak kedua dan ketiga berada di Kecamatan Paiton sebanyak 8 kasus dan Kecamatan Kraksaan sebanyak 6 kasus serta penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak keempat berada di Kecamatan Krejengan sebanyak 5 kasus sehingga total kasus kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Pajarakan mencapai 256 kasus dari total 307 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 330 kasus dari total 400 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 586 kasus dari total 742 kasus dan Kecamatan Krejengan mencapai 112 kasus dari total 140 kasus.

Penambahan kasus kesembuhan harian terbanyak kelima disumbangkan oleh Kecamatan Maron, Dringu, Gending dan Wonomerto masing-masing sebanyak 3 kasus, penambahan kasus kesembuhan harian terbanyak keenam disumbangkan oleh Kecamatan Bantaran dan Leces masing-masing sebanyak 2 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Sumberasih, Kotaanyar, Krucil dan Pakuniran masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Maron mencapai 185 kasus dari total 232 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 425 kasus dari total 537 kasus, Kecamatan Gending mencapai 221 kasus dari total 292 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 65 kasus dari total 75 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 52 kasus dari total 63 kasus, Kecamatan Leces mencapai 226 kasus dari total 307 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 206 kasus dari total 244 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 136 kasus dari total 160 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 28 kasus dari total 51 kasus dan Kecamatan Pakuniran mencapai 105 kasus dari total 139 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 9 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 240 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Maron sebanyak 2 kasus serta Kecamatan Kotaanyar, Tegalsiwalan, Dringu, Krejengan, Pajarakan, Kraksaan dan Wonomerto masing-masing sebanyak 1 kasus sehingga total kasus kematian di Kecamatan Maron mencapai 17 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 4 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 5 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 42 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 7 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 10 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 19 kasus dan Kecamatan Wonomerto mencapai 3 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 42 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 137 kasus, Kecamatan Dringu sebanyak 70 kasus, Kecamatan Gending sebanyak 52 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 50 kasus dan Kecamatan Leces sebanyak 45 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 24 kecamatan, sehingga tidak ada kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 10 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)