Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Audiensi KPU Bahas Persiapan Pemilu 2024

Audiensi KPU Bahas Persiapan Pemilu 2024

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menerima audiensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo di pringgitan dalam Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Kamis (24/8/2023).

Rombongan audiensi KPU Kabupaten Probolinggo dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim. Hadir pula siang itu Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Yulius Christian dan Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Doddy Nur Baskoro.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim menjelaskan adiensi siang itu membahas persiapan Pemilu 2024 di Kabupaten Probolinggo agar dalam pelaksanaanya nanti dapat berjalan lancar, aman dan sukses.

Lukman Hakim menyampaikan rencana diselenggarakannya sosialisasi Pemilu 2024. Rangkaian kegiatan sosialisasi diawali dengan kirab penyelenggara dan peserta Pemilu 2024 dengan start dari pendopo KPU menuju Alun-alun Kota Kraksaan yang akan dilaksanakan Kamis (5/10/2023).

Kirab tersebut diikuti oleh 500 orang peserta dari unsur Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) serta 18 orang Ketua Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu. Acara ini juga akan dihadiri oleh Forkopimda, KPU Kabupaten Probolinggo dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo.

Sekda Ugas Irwanto menyambut baik rencana pelaksanaan sosialisasi Pemilu 2024 oleh KPU Kabupaten Probolinggo. Sekda Ugas menyarankan agar penyampaian sosialisasi kepada masyarakat tidak perlu rumit dan jangan terlalu teoritis.

“Yang penting maksud dan tujuan sosialisasi sampai dan bisa diterima sehingga masyarakat memiliki pemahaman terhadap proses pelaksanaan Pemilu,” ujarnya.

Sekda Ugas mencontohkan media pamflet sebagai sarana penyampaian pesan informasi harus simpel, jelas dan mudah dimengerti oleh masyarakat. Sedangkan kegiatan sosialisasi atau pembahasan penyelenggaraan pemilu yang berhubungan langsung dengan masyarakat bisa dilaksanakan di tingkat kecamatan dan desa.(y0n)