Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Gas Mass Kecamatan Gending Dorong Siswa Biasakan Pilah Sampah Sejak Dini

Gas Mass Kecamatan Gending Dorong Siswa Biasakan Pilah Sampah Sejak Dini

GENDING – Gerakan Atasi Sampah Masyarakat Asri Sehat Sejahtera (Gas Mass) di Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo mendorong perubahan kebiasaan siswa dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah di lingkungan sekolah.

Program yang dikemas melalui Kelas Inspirasi Edukasi Lingkungan Gas Mass! tersebut digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kecamatan Gending, PT Sasa Inti Gending, Komunitas Alam Hijau serta sejumlah sekolah yang dipersiapkan maupun dikembangkan sebagai Sekolah Adiwiyata.

Kegiatan berlangsung mulai 12 Agustus hingga 1 Oktober 2026 dengan menyasar enam sekolah di Kecamatan Gending. Keenam sekolah tersebut yakni SMAN 1 Gending, SMKN 1 Gending, SMPN 1 Gending, SMPN 2 Gending, SDN Gending 1 dan SDN Gending 2.

Camat Gending Winda Permata Erianti mengatakan Gas Mass diarahkan untuk membangun kebiasaan menjaga lingkungan bersih sejak usia sekolah. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan di sekolah, tetapi dapat berkembang menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kelas Inspirasi Edukasi Lingkungan Gas Mass! (Gerakan Atasi Sampah Masyarakat Asri Sehat Sejahtera) bertujuan untuk mendorong warga Kecamatan Gending beserta siswa untuk menjaga lingkungan bersih sehingga menjadi kebiasaan baik dan menjadi budaya sehari-hari yang bisa diterapkan di sekolah Adiwiyata,” katanya.

Salah satu narasumber memberikan materi dalam kegiatan Kelas Inspirasi Edukasi Lingkungan Gas Mass di SMPN 2 Gending (Foto : Kecamatan Gending)

Melalui program tersebut terang Winda, siswa mendapatkan edukasi mengenai pengolahan dan pemilahan sampah. “Edukasi juga dipadukan dengan kegiatan penghijauan sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di sekolah,” lanjutnya.

Winda menjelaskan, kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi kepada siswa dan siswi mengenai cara mengolah serta memilah sampah. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem melalui kegiatan bersih-bersih, penghijauan, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan tanaman yang mendukung ketahanan pangan.

“Melakukan edukasi dan sosialisasi gerakan pengolahan dan pemilahan sampah serta penghijauan sebagai budaya dan perilaku baik di sekolah calon Adiwiyata maupun sekolah Adiwiyata di wilayah Kecamatan Gending,” jelasnya.

Menurut Winda, kolaborasi lintas sektor tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan guru terhadap persoalan sampah di lingkungan sekolah. Salah satu perubahan yang didorong adalah kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya.

“Kegiatan integrasi lintas sektor ini meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa siswi di sekolah dan guru terhadap pengolahan sampah agar tidak membuang sembarang dan mulai melakukan pemilahan sampah di sekolah,” terangnya.

Camat Gending Winda Permata Erianti dalam kegiatan Kelas Inspirasi Edukasi Lingkungan Gas Mass di SMPN 2 Gending (Foto : Kecamatan Gending)

Winda menerangkan dukungan terhadap program tersebut juga diberikan PT Sasa Inti Gending. Setiap sekolah yang menjadi sasaran mendapatkan 40 bibit tanaman, enam unit tempat sampah serta satu unit keranjang tempat sampah botol.

“Dukungan tersebut melengkapi edukasi yang diberikan kepada siswa dengan sarana yang dapat digunakan dalam penerapan kebiasaan menjaga lingkungan di sekolah. Dengan demikian, pemilahan sampah dan penghijauan tidak hanya disampaikan sebagai materi, tetapi juga didukung fasilitas dan kegiatan praktik di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Lebih lanjut Winda menegaskan Program Gas Mass tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026. Pemerintah Kecamatan Gending menyiapkan keberlanjutan program pada 2027 dengan sasaran yang lebih luas. Gas Mass akan dilanjutkan dengan rencana berkeliling ke-12 sekolah tingkat SD/MI, MTs dan MA di wilayah Kecamatan Gending. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kesinambungan program sekaligus mendorong perubahan perilaku lingkungan sejak usia sekolah.

“Gas Mass yang sudah kami kerjakan pada tahun 2026 ini akan berlanjut pada tahun 2027 dengan rencana berkeliling di 12 sekolah SD/MI, MTs, MA di wilayah Kecamatan Gending untuk memastikan keberlanjutan program secara kontinue dan penerapan perubahan perilaku terhadap lingkungan sejak usia sekolah,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info