Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Irawan Kembali Pimpin Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending

Irawan Kembali Pimpin Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending

GENDING – Kepercayaan kembali diberikan kepada Kepala SDN Sebaung 1 Kecamatan Gending Irawan untuk memimpin Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Gending masa bakti 2026-2029.

Ia kembali mendapatkan amanah tersebut setelah mayoritas peserta Musyawarah Ranting (Musran) memilihnya dalam forum yang digelar di SDN Klaseman Kecamatan Gending, Sabtu (29/8/2026).

Terpilihnya Irawan menandai periode kedua dirinya memimpin Pramuka di Kecamatan Gending. Musran tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari gugus depan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kecamatan Gending.

Kegiatan Musran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending ini dihadiri oleh Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo Bahrul Ulum bersama sejumlah pengurus.

Usai kembali dipercaya memimpin, Irawan langsung menyampaikan pesan penting kepada seluruh jajaran Pramuka Kecamatan Gending. Ia meminta seluruh pengurus dan anggota menjaga kekompakan agar program kepramukaan dapat dijalankan secara bersama-sama. Amanah tersebut bukan hanya tanggung jawab seorang ketua, tetapi menjadi tugas seluruh keluarga besar Pramuka Kecamatan Gending.

“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada seluruh komponen kepramukaan, termasuk Kamabiran, Kamabigus dan seluruh warga Pramuka di Kecamatan Gending yang telah mempercayakan kepemimpinan Kwarran Gerakan Pramuka Gending kepada saya,” ujarnya.

Ia berharap periode kepengurusan berikutnya dapat diisi dengan semangat persatuan. Baginya, soliditas menjadi modal utama agar berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik.

Musran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending di SDN Klaseman menetapkan Irawan sebagai Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending. (Foto : Kwaran Gending)

“Harapannya, kepengurusan Kwarran Gerakan Pramuka Gending dan warga Pramuka di Kecamatan Gending tetap solid, bersatu dan maju bersama. Karena dengan bersatu itulah kita bisa maju dan melaksanakan program-program,” jelasnya.

Irawan juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program kepramukaan yang telah ditetapkan Kwarcab, Kwartir Daerah (Kwarda) maupun Kwartir Nasional (Kwarnas). Namun, ia ingin kegiatan Pramuka tidak berhenti pada aktivitas rutin. Seluruh program harus memiliki tujuan yang jelas dalam membentuk karakter generasi muda.

“Orientasinya kepada pemantapan karakter anak bangsa. Dengan penguatan karakter ini diharapkan muncul generasi-generasi yang tanggung jawab, inovatif dan mempunyai cinta kepada bangsa dan negara,” terangnya.

Irawan juga mendorong Pramuka di Kecamatan Gending mampu mengikuti perkembangan lingkungan. “Berbagai persoalan masyarakat, termasuk isu lingkungan dapat menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk belajar sekaligus berkontribusi,” lanjutnya.

Menurut Irawan, keterlibatan tersebut tentu harus disesuaikan dengan usia anggota. Anak-anak dapat diarahkan melalui kegiatan yang menyenangkan, sedangkan anggota pada jenjang lebih tinggi dapat didorong untuk mengembangkan kreativitas dan memberikan kontribusi pemikiran.

“Harapannya kita mampu beradaptasi dengan lingkungan. Ada problem-problem lingkungan yang harus kita turut serta untuk menanganinya, tentunya disesuaikan dengan batasan usia anak-anak anggota Pramuka,” tuturnya.

Meski mengaku masih perlu memperdalam pengetahuan tentang kepramukaan, Irawan optimistis kebersamaan akan menjadi kekuatan utama. “Saya sendiri orang yang belum cukup mampu untuk mempunyai keilmuan di kepramukaan secara dalam. Tapi saya yakin dengan adanya kebersamaan, Pramuka Kecamatan Gending bisa maju, bisa menjadi nomor satu dan menjadi pionir kemajuan Pramuka di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Irawan (tengah duduk) dipercaya kembali menjadi Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Gending. (Foto : Kwaran Gending)

Sementara Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Bahrul Ulum memberikan perhatian khusus terhadap program lingkungan di lingkungan Pramuka Kecamatan Gending. “Kami mendorong edukasi mengenai pengelolaan sampah diperkuat di seluruh gugus depan,” ungkapnya.

Menurutnya, gerakan tersebut tidak harus dimulai dengan program besar. Edukasi sederhana mengenai lingkungan dan sampah justru dapat menjadi langkah awal yang mudah diterapkan kepada peserta didik. “Program itu tidak harus muluk-muluk, bagaimana mengawal program yang ada di Kwarcab. Itu tentang edukasi tentang lingkungan, terutama penanganan sampah,” lanjutnya.

Ia meminta program tersebut diterapkan di seluruh jenjang pendidikan yang memiliki kegiatan Pramuka, mulai SD, MI, SMP, MTs hingga SMA dan sederajat. “Ini harus segera ditindaklanjuti di seluruh gugus, baik itu SD, SMP, SMA, MI, MTs maupun MAN,” tegasnya.

Bahrul Ulum menilai Pramuka mempunyai posisi strategis untuk membentuk kebiasaan menjaga lingkungan sejak usia dini. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya membuat anggota memahami persoalan sampah, tetapi juga mendorong munculnya inovasi untuk mengatasinya. “Nantinya diharapkan bisa mewujudkan cita-cita Pramuka Kabupaten Probolinggo untuk bisa melestarikan lingkungan dan juga menjaga lingkungan dari sampah,” jelasnya.

Ia juga menyebut persoalan sampah perlu segera ditangani. Karena itu, edukasi dan inovasi harus berjalan beriringan agar gerakan menjaga kebersihan dapat dilakukan secara berkelanjutan. “Artinya bagaimana Kabupaten Probolinggo bebas sampah. Karena darurat sampah ini harus segera tertangani. Begitu ada edukasi dan ada inovasi,” katanya.

Bahrul Ulum turut mengapresiasi aktivitas Pramuka Kecamatan Gending yang dinilai cukup aktif dibandingkan sejumlah kwartir ranting lainnya. Harapannya aktivitas tersebut terus dipertahankan sekaligus dibarengi peningkatan soliditas organisasi.

“Diharapkan bisa lebih solid Pramuka di Kwarran Gending. Karena Pramuka Kwarran Gending ini dinilai sangat aktif dibandingkan dengan kwartir ranting yang lain, diharapkan hal itu bisa dilanjutkan,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info