Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Fraksi DPRD Sampaikan PU Terhadap Raperda LPj Pelaksanaan APBD 2021

Fraksi DPRD Sampaikan PU Terhadap Raperda LPj Pelaksanaan APBD 2021

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi Terhadap Raperda Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD tahun 2021, Rabu (15/6/2022).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembacaan Nota Penjelasan Bupati Probolinggo Terhadap Raperda Tentang LPj Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2021.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jon Junaidi ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Forkopimda serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Dalam PU Fraksi-fraksi ini disebutkan bahwa setelah membaca dan mempelajari LPj Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Fraksi Partai Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih perlu mendapatkan penjelasan untuk beberapa hal.

Fraksi NasDem meminta penjelasan penggunaan dana revocusing tahun 2021 secara rinci asal dananya dan penggunaannya karena revocusing sangat mengganggu penggunaan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya.

Selanjutnya Fraksi PKB menyampaikan ekuitas Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 3.060.281.631.801.81. Oleh karena itu perlu ada penjelasan apakah ekuitas tersebut sudah termasuk perhitungan hasil penambahan aset.

Kemudian, Fraksi Partai Golkar mengapresiasikan kinerja Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam sektor Pendapatan Asli Daerah yang mana dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 ini, realisasinya masih mampu mencapai 108%. Meningkat dari yang semula dianggarkan sebesar Rp 277.561.274.555,00, terealisasi Rp 300.398.775.730,94.

Lalu Fraksi Gerindra menyampaikan berkaitan dengan jalan mantap yang sudah dikerjakan dan rusak kembali. Oleh karena itu meminta penjelasan apakah jalan yang sudah rusak tersebut bisa mendapat perawatan kembali mengingat sampai saat ini masih minim tenaga perawatan jalan.

Fraksi PPP menyampaikan wabah Covid-19 belum sepenuhnya berlalu, saat ini masyarakat sudah dikejutkan kembali dengan munculnya wabah baru pada hewan ternak peliharaan warga yaitu wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada sapi. FPPP memandang perlu bertanya kepada pemerintah apa yang sedang dan akan dilakukan dalam mengantisipasi dan mengatasi penyakit PMK.

Terakhir Fraksi PDI-P menyampaikan sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021, program pemerataan pembangunan infrastruktur terutama rehabilitasi dan pengaspalan jalan agar tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak.

Fraksi PDI-P sangat mendukung program tersebut terutama jalan yang menuju destinasi wisata seperti di Krucil dan jalan yang menuju destinasi wisata Bromo. Terkait dengan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan pada tahun 2021, meminta penjelasan bagaimana prosentase realisasi dibandingkan dengan target dan apakah ada kendala yang dihadapi?

Pembahasan ini masih akan berlangsung dengan agenda Jawaban Eksekutif atas PU Fraksi-fraksi Terhadap LPj Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021. (wan)