Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 48 peserta Kraksaan Pawai Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI mengikuti technical meeting dan pengundian nomor urut di aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Kamis (18/8/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian serta Dewan Kesenian Kabupaten Probolinggo.
Kraksaan Pawai Budaya 2022 dengan tema “Pelangi Budaya Nusantara” ini akan menempuh rute 2,5 km dengan start di depan Kantor PMI Kabupaten Probolinggo lama dan finish di pertigaan jalan depan Gereja Jawi Wetan Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan. Dewan juri dalam Kraksaan Pawai Budaya ini terdiri dari Dewan Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Media Pokja Kraksaan dan Forum CSR.
Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan Kraksaan Pawai Budaya 2022 ini merupakan pawai yang spesial karena digelar secara terbuka setelah 2 tahun off karena pandemi Covid-19. Tahun ini akan diawali dengan Kraksaan Pawai Budaya.
“Tujuannya untuk memberikan nilai edukasi dan hiburan bagi masyarakat. Tema yang kita angkat adalah Bhinneka Tunggal Ika. Tema ini diambil karena Bhinneka Tunggal Ika merupakan salah satu pilar kebangsaan yang disatukan dalam satu ideologi Pancasila. Peserta dilarang mengusung tema di luar Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.
Rozi menegaskan Kraksaan Pawai Budaya 2022 ini sifatnya tidak terbuka untuk umum dan pesertanya terbatas. Sebab panitia memperhitungkan waktu yang akan ditempuh oleh peserta.
“Kraksaan Pawai Budaya ini akan diikuti oleh OPD di lingkugan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang terbagi dalam 10 grup. Selain itu ada peserta dari pendidikan dan umum di Kecamatan Kraksaan. Nantinya masing-masing grup akan melakukan performa di depan panggung kehormatan maksimal 2 menit,” jelasnya.
Setelah diadakan pengundian, nomor 1 adalah tampilan Marching Band Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo, nomor urut 2 hingga 11 adalah tampilan OPD, nomor urut 12 hingga 31 adalah tampilan pendidikan dan nomor urut 31 hingga 48 adalah tampilan umum dari kelurahan dan desa di Kecamatan Kraksaan.
“Semua peserta tidak boleh menggunakan atribut yang dilarang. Harapannya kegiatan Kraksaan Pawai Budaya ini bisa mengedukasi dan memberikan hiduran bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengungkapkan seremonial Kraksaan Pawai Budaya ini akan dimulai pada pukul 07.30 WIB. Untuk pelepasan peserta pertama akan dimulai pada pukul 08.00 WIB.
“Ayo jadikan Kraksaan Pawai Budaya 2022 ini viral serta memberikan hiburan yang positif. Viralkan bersama-sama dengan share flyer Kraksaan Pawai Budaya di media sosial masing-masing,” katanya.
Menurut Yulius, dalam Kraksaan Pawai Budaya ini juga ada lomba video pendek dengan durasi 120 detik atau 2 menit. Untuk ketentuannya silahkan bisa dilihat di Instagram endlessprobolinggo.
“Jadi tidak hanya pawainya saja, tetapi juga ada jejak digitalnya. Karena pesertanya banyak, kita juga akan menyiapkan live streaming di panggung kehormatan melalui kanal youtube infokabprobolinggo. Jadikan kesempatan ini untuk aktualisasi diri. Semoga bisa melepas dahaga dan mengedukasi masyarakat,” pungkasnya. (wan)
