Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > 12 Lembaga PAUD, SD dan SMP Lulus Sebagai Pelaksana Program Sekolah Penggerak

12 Lembaga PAUD, SD dan SMP Lulus Sebagai Pelaksana Program Sekolah Penggerak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 12 lembaga satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP negeri/swasta di Kabupaten Probolinggo dinyatakan lulus sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak angkatan 3 Tahun 2022 Kabupaten Probolinggo.

Ke-12 lembaga itu diantaranya TK Aba Harapan, TK Cahaya Hati, TK Harapan Kita, TK Melati, TK PKK Tunas Suci, SDN Betek III, SDN Jatisari II, SDN Pohsangit Leres II, SDN Sumberkledung I, SD Muhammadiyah Kraksaan, SMPN 2 Besuk dan SMP Unggulan Zainul Hasan Genggong.

Penetapan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Nomor : 7883/C/HK.03.01/2022 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak Angkatan III Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Sebagai bekal materi sosialisasi bagi para pelaksana Program Sekolah Penggerak disampaikan paparan hasil mengikuti Penguatan UPT Kemendikbudristek dalam Program Sekolah Penggerak Angkatan 3 bersama BBPMP Jatim bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) dan Kemendikbudristek Tahun 2022, Senin (15/8/2022) di aula KH Agus Salim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fakhrurrozi dan para kepala bidang (kabid) mulai dari Kabid Pembinaan Ketenagaan, Kabid Pembinaan PAUD, PNF, Kabid Pembinaan SD dan Kabid Pembinaan SMP.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi memberikan apresiasi atas keberhasilan para kepala sekolah jenjang PAUD, SD dan SMP negeri/swasta yang telah dinyatakan lulus sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak angkatan 3 tahun 2022 Kabupaten Probolinggo.

“Kami mengharapkan agar lembaga yang dinyatakan lulus untuk mengikuti dengan penuh tahapan pendampingan dan aksi nyata Program Sekolah Penggerak selama kurang lebih 4 (empat) tahun secara bertahap mulai dengan pendampingan selama 1 (satu) tahun dan 3 (tiga) tahun implemetasi,” katanya.

“Pada akhirnya mampu mewujudkan visi Pendidikan Indonesia yaitu Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian melalui Terciptanya Pelajar Pancasila yang Bernalar Kritis, Kreatif, Mandiri, Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, Bergotong Royong dan Berkebhinekaan Global,” tambahnya.

Sementara Analis Kebijakan Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Massajo mengungkapkan Program Sekolah Penggerak merupakan program kolaborasi antara Kemendikbudristek dengan Pemerintah Daerah. Dimana komitmen Pemerintah Daerah menjadi kunci utama.

“Peran dan dukungan Pemerintah Daerah dalam implementasi Program Sekolah Penggerak sesuai surat Dirjen PAUD Dikdasmen Nomor 3497/C/DM.05.03/2022 tanggal 28 April 2022.
Terdapat tiga tahapan pelaksanaan Program Sekolah Penggerak meliputi persiapan, implementasi dan monev,” ungkapnya.

Menurut Massajo, manfaat bagi sekolah pelaksana Program Sekolah Penggerak antara lain meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran, meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru serta percepatan digitalisasi sekolah.

“Kesempatan untuk menjadi katalis perubahan bagi sekolah lain, percepatan pencapaian profil Pelajar Pancasila, mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah dan mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah,” jelasnya.

Massajo menegaskan catatan terpenting bagi pelaksana Program Sekolah Penggerak selama kegiatan pendampingan dan implemetasi PSP sangat tidak diperkenankan ada pergantian kepala sekolah PSP, termasuk guru dan PTK lainnya.

“Setelah ini akan ditindaklanjuti dengan kunjungan ke lambaga-lembaga pelaksana Sekolah Penggerak untuk memotret kondisi awal sekolah pelaksana PSP dengan harapan semoga lancar, bermanfaat dan dapat mengimbas ke lembaga satuan pendidikan lainnya dengan semangat kolaborasi dan maju bersama,” pungkasnya. (wan)