Thursday, September 23, 2021
Depan > Pemerintahan > Wabup Timbul Lakukan Monev Penerapan PPKM Darurat di Kecamatan Tiris

Wabup Timbul Lakukan Monev Penerapan PPKM Darurat di Kecamatan Tiris

Reporter : Mujiono
TIRIS – Untuk mengetahui pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) PPKM Darurat, Rabu (7/7/2021) di wilayah Kecamatan Tiris.

Turut mendampingi Wabup Timbul dalam monev PPKM Darurat tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk dan Capil) Kabupaten Probolinggo Munaris, Kepala Bagian Pemerintahan Roby Siswanto dan Forkopimka Tiris. Monev serupa juga dilakukan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo Sugito.

Selanjutnya Wabup Timbul bersama rombongan di lokasi pertama Puskesmas Tiris di Desa Segaran untuk berdialog dan memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan yang bertugas. Selanjutnya di obyek wisata Ranu Segaran untuk memastikan PPKM Darurat benar-benar dipatuhi oleh pengelola dan warga masyarakat.

Selain itu, Wabup Timbul dan tim monitoring melanjutkan ke Desa Ranugedang dengan tujuan untuk memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Ranugedang dan rumah isolasi di SDN Ranugedang 2.

Wabup Timbul berharap vaksinasi dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga masyarakat dapat tervaksin sesuai target.

“Saya sangat mengapresiasi kesiapan tempat isolasi bagi warga terkonfirmasi Covid-19. Saya mengajak semua pihak untuk terus memantapkan koordinasi dan kesiapsiagaan di tengah pandemi yang masih berlangsung ini,” katanya. (y0n)
[7/7 18.59] Sony Kominfo: Kecamatan Sukapura Sumbang Kasus Harian Covid-19 Terbanyak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 3.630 kasus dengan keterangan 198 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 3.218 kasus sembuh dan 214 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 07 Juli 2021 bertambah sebanyak 28 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 3.630 kasus.

Dengan adanya penambahan 28 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 7 (tujuh) kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Leces, Banyuanyar dan Tegalsiwalan.

“Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Sukapura sebanyak 8 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua dan ketiga disumbangkan oleh Kecamatan Gending sebanyak 5 kasus dan Kecamatan Kraksaan sebanyak 3 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Sukapura mencapai 40 kasus, Kecamatan Gending mencapai 224 kasus dan Kecamatan Kraksaan mencapai 575 kasus,” katanya.

Penyumbang kasus harian tertinggi keempat dan kelima berada di Kecamatan Pajarakan, Kotaanyar, Leces, Gading dan Besuk masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Banyuanyar dan Paiton masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Pajarakan mencapai 256 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 137 kasus, Kecamatan Leces mencapai 230 kasus, Kecamatan Gading mencapai 94 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 136 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 112 kasus dan Kecamatan Paiton mencapai 321 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 22 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 3.218 kasus dari total 3.630 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 7 kasus, penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak kedua berada di Kecamatan Tongas, Leces dan Gending masing-masing sebanyak 3 kasus serta kesembuhan selanjutnya berada di Kecamatan Sumberasih, Paiton, Gading, Banyuanyar, Besuk dan Dringu masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 543 kasus dari total 575 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 123 kasus dari total 144 kasus, Kecamatan Leces mencapai 191 kasus dari total 230 kasus, Kecamatan Gending mencapai 194 kasus dari total 224 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 195 kasus dari total 204 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 295 kasus dari total 321 kasus, Kecamatan Gading mencapai 85 kasus dari total 94 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 87 kasus dari total 112 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 111 kasus dari total 136 kasus dan Kecamatan Dringu mencapai 373 kasus dari total 429 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 3 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 214 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Besuk, Banyuanyar dan Kuripan masing-masing sebanyak 1 kasus. Dengan demikian total kasus kematian di Kecamatan Besuk mencapai 15 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 9 kasus dan Kecamatan Kuripan mencapai 2 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 37 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Dringu sebanyak 19 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 18 kasus, Kecamatan Banyuanyar sebanyak 16 kasus, Kecamatan Kraksaan sebanyak 15 kasus dan Kecamatan Pajarakan sebanyak 15 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 23 kecamatan, sehingga ada 1 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19. Yakni Kecamatan Sumber.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 0 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)