Tuesday, September 21, 2021
Depan > Kesehatan > Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Meskipun Sudah Divaksin Covid-19 2 Kali

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Meskipun Sudah Divaksin Covid-19 2 Kali

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Berita dan media sosial (medsos) menjadi ramai memberitakan tokoh publik yang terkena Covid-19 meskipun sudah divaksinasi 2 kali. Hal ini menjadikan masyarakat panik dan mempertanyakan manfaat vaksinasi Covid-19.

“Perlu kita fahami dulu bahwa vaksin Sinovac yang diberikan di Indonesia belum dapat kita ketahui efektifitasnya, karena cakupan vaksinasi kita masih belum mencapai target, sehingga belum dapat dinilai kemampuannya untuk mencegah seseorang dari terinfeksi virus Covid-19,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, perlu ditekankan bahwa meskipun seseorang sudah divaksinasi Sinovac, tetap berisiko terinfeksi virus Covid-19, tetapi orang tersebut risikonya lebih rendah mengalami hal-hal sesuai data Pemerintah Chili 2021.

“Seseorang yang sudah divaksinasi Covid-19, 67% mencegah Covid-19 yang bergejala, 85% mencegah risiko dirawat inap karena Covid-19, 89% mencegah masuk ICU karena Covid-19 dan 80% mencegah kematian karena Covid-19,” jelasnya.

Dari penelitian tersebut jelas Dewi, melindungi diri agar tidak terinfeksi Covid-19 tetap menjadi prioritas, sehingga protokol kesehatan harus dilakukan semaksimal mungkin, meskipun sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 2 kali.

“Yuk, kita bantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi massal agar segera terbentuk Herd Imunity sehingga penularan virus Covid-19 dapat dicegah,” pungkasnya. (wan)