Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Tahun 2023, Baznas Targetkan Perolehan ZIS Sebesar Rp 4,5 Miliar

Tahun 2023, Baznas Targetkan Perolehan ZIS Sebesar Rp 4,5 Miliar

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Untuk tahun 2023, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menargetkan perolehan dana Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) sebesar Rp 4,5 miliar untuk neraca. Sementara untuk non neraca targetnya sebesar Rp 20 miliar.

Demikian disampaikan oleh Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil. Menurutnya, upaya yang dilakukan untuk meraih target tersebut, Baznas mengadakan audiensi dengan Wakil Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar dalam rangka optimalisasi perolehan ZIS dan adanya target yang diberikan Baznas RI dan Baznas Jawa Timur.

“Hal ini juga berdasarkan hasil dari Rakerda (Rapat Kerja Daerah) Baznas yang digelar pada bulan Oktober 2022. Oleh karena itu, rekomendasinya adalah perubahan instruksi Bupati Probolinggo terkait kewajiban ASN untuk menunaikan zakat dan infaqnya melalui Baznas Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Muzammil menegaskan nantinya ASN yang sudah mencapai nishob penghasilan itu diwajibkan untuk menyetor 2,5 persen dari hasil gajinya ke Baznas Kabupaten Probolinggo. Kalau tidak mencapai nishob maka infaqnya minimal Rp 50 ribu per bulan ke Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Zakat ini kewajiban seorang muslim yang mempunyai penghasilan dan mencapai nishob. Bukan istilahnya hadiah atau pemberian tapi itu haknya orang tidak mampu yang harus dikeluarkan oleh orang yang masuk kategori muzakki,” jelasnya.

Menurut Muzammil, hal ini memang harus dipaksa karena memang dari awal sejarah dari zakat itu tidak lepas dari penguasa. “Harapannya bagaimana hasil rakerda UPZ Basnas itu untuk ditindaklanjuti berupa instruksi Bupati Probolinggo yang akan dilakukan revisi sesuai dengan hasil Rakerda,” terangnya.

Lebih lanjut Muzammil menambahkan pada tahun 2023 ini ada beberapa program besar yang akan dilakukan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. Diantaranya pembagian sembako sebelum dan saat Ramadhan, santunan anak yatim pada bulan Muharram, santunan dhuafa fakir sebesar Rp 300 ribu per bulan kepada 117 orang, wisuda 414 warga belajar kejar Paket A, B dan C dari PKBM serta peringatan Hari Santri 2023.

“Untuk mendukung program tersebut, diharapkan kesadaran dari semua ASN yang sudah masuk kategori muzakki di Kabupaten Probolinggo untuk menyerahkan dana Zakat, Infaq dan Shadaqahnya (ZIS) secara hati nurani ke Baznas Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)