KRAKSAAN – SMPN 2 Kraksaan menunjukkan kepedulian terhadap korban kebakaran rumah di Jalan Karanglo RT 04 RW 05 Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Senin (22/6/2026).
Bantuan yang disalurkan berasal dari guru, siswa, wali murid dan warga sekolah. Donasi tersebut berupa uang tunai sebesar Rp3.500.000 dari para guru, pakaian layak pakai sebanyak enam boks dari guru dan wali murid, satu set seragam sekolah serta bantuan dari teman sekelas korban yang dikoordinasikan oleh wali kelas senilai Rp100.000.
Kepala SMPN 2 Kraksaan Milyun Wijayanti mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian keluarga besar sekolah kepada siswa dan keluarga yang sedang tertimpa musibah.
“Kami turut merasakan duka yang dialami korban dan keluarga. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh warga SMPN 2 Kraksaan, mulai dari guru, siswa, wali murid hingga komite sekolah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban serta memberikan semangat untuk bangkit kembali setelah musibah kebakaran yang terjadi,” ujarnya.
Menurut Milyun, empati warga sekolah tidak hanya diwujudkan melalui bantuan material, tetapi juga dukungan psikososial kepada korban. Pihak sekolah melakukan kunjungan langsung untuk memberikan penguatan mental, doa dan motivasi agar korban tetap tegar menghadapi cobaan.
“Kami berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan kepada siswa terdampak agar tetap semangat belajar. Sekolah juga siap memberikan berbagai kemudahan, termasuk terkait kebutuhan perlengkapan sekolah dan kebijakan administrasi yang diperlukan sehingga hak pendidikan siswa tetap terjamin,” tegasnya.
Ia menambahkan, aksi solidaritas tersebut menjadi bukti bahwa lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling peduli dan mendukung saat ada warga sekolah yang mengalami kesulitan.
“Melalui bantuan dan dukungan yang diberikan ini kami berharap proses pemulihan korban dapat berjalan lebih cepat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik maupun masyarakat,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
