Wednesday, October 27, 2021
Depan > Pemerintahan > Sekda Soeparwiyono Pimpin Rakor Bersama Panselda SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru

Sekda Soeparwiyono Pimpin Rakor Bersama Panselda SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Menjelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh Panitia Seleksi Daerah (Panselda), Senin (20/09/2021) pagi di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo.

Rakor yang juga dihadiri oleh Petugas Pelaksana Seleksi Nasional SKD CASN Tahun 2021 dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II tersebut guna membahas persiapan dan pembagian tugas para petugas Panselda serta untuk mengetahui kelayakan dan kelengkapan sarana prasarana yang harus dipersiapkan untuk penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar dengan metode Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) ini.

Seleksi kompetensi kali kedua yang dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo ini rencananya akan dilaksanakan di Auditorium Madakaripura Lantai V Kantor Bupati Probolinggo selama delapan hari mulai tanggal 21 hingga 28 September 2021 mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 2.891 orang pelamar SKD CPNS dan 302 orang pelamar Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru, yang keseluruhannya telah lulus Seleksi Administrasi Dasar.

Dari seluruh jumlah peserta tersebut akan dibagi menjadi 20 sesi untuk SKD CPNS (21 – 27 September 2021) dan 3 Sesi untuk Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru (28 September 2021) dan dalam sehari dilakukan 3 (tiga) sesi kecuali hari Jum’at hanya dilakukan 2 sesi.

Setiap harinya akan dilaksanakan seleksi sebanyak 3 sesi dengan jumlah peserta 150 peserta untuk masing-masing sesi dengan durasi waktu pengerjaan soal selama 100 menit bagi peserta SKD CPNS dan 130 menit bagi peserta Skom PPPK Non Guru.

Sementara untuk pengerjaan soal melalui metode CAT BKN yang akan digunakan pada SKD ini nantinya adalah masing-masing komputer yang digunakan peserta akan menarik soal langsung dari satu server online BKN dengan kombinasi soal yang berbeda untuk masing-masing peserta pada setiap hari dan sesi. Dan hasil penilaian akan bisa diketahui langsung pada saat setelah menyelesaikan soal-soal tersebut.

Sekda Soeparwiyono selaku Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda)
menegaskan kepada masing-masing OPD yang nantinya bertugas agar melaksanakan dengan maksimal apa yang menjadi tugas dan fungsinya. Terutama pada bidang kesehatan, bidang umum, jaringan komunikasi dan informasi, trantib, kebersihan serta support dari personil Polres Probolinggo.

Beberapa hal yang menjadi konsentrasi utama Panselda diantaranya adalah penerapan protokol kesehatan dengan ketat, tersedianya ruang kesehatan yang memadai lengkap dengan tenaga medis, obat-obatan dan kursi roda. Keamanan dan ketertiban guna mencegah terjadinya kemungkinan kecurangan serta terjaminnya pasokan listrik cadangan yang memadai manakala terjadi pemadaman listrik PLN.

“Sebagai wujud ketaatan kami terhadap protokol kesehatan, seluruh petugas yang akan bertugas selama delapan hari kedepan, hari ini mereka wajib mengikuti swab antigen yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan,” kata Sekda Soeparwiyono.

“Kami berharap pelaksanaan SKD kali ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib seperti tahun sebelumnya dan agar diketahui bahwa Panselda hanya bertugas menyiapkan segala sarana prasarana, menjaga keamanan dan ketertiban. Seluruh anggota Panselda tidak diperbolehkan berada di ruang Test CAT BKN,” tandasnya.(dra)