Sunday, January 23, 2022
Depan > Informasi Layak Anak > Pemkab Siapkan Vaksin Bagi 102.777 Anak

Pemkab Siapkan Vaksin Bagi 102.777 Anak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan vaksin bagi anak usia 6-11 tahun. Jumlah target sasaran yang akan divaksin mencapai 102.777 anak. Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini dilakukan setelah Kabupaten Probolinggo masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

“Alhamdulillah, akhir tahun 2021 kemarin kita sudah mencapai vaksinasi umum dosis 1 sudah 70 persen dan lansia sudah 60 persen lebih sehingga tahun 2022 kita sudah bisa melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono.

Shodiq menerangkan pencanangan untuk vaksin anak usia 6-11 tahun ini akan dilakukan pada minggu depan. Akan tetapi untuk pelaksanaan di lapangan sudah mulai dilakukan. Jadi anak usia 6-11 tahun mulai TK besar hingga SD sudah bisa dilakukan vaksinasi sebanyak 2 kali. Untuk vaksinnya sudah didistribusikan kepada semua puskesmas yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Dengan jumlah sasaran total mencapai 102.777 anak, kita akan menggunakan vaksin jenis Sinovac. Ketersediaan vaksin yang ada saat ini mencapai 38 ribu. Tetapi nanti pemerintah akan memasok lagi. Kita biasanya setiap minggu vaksin datang,” jelasnya.

Untuk teknis pelaksanaannya, Shodiq mengaku menyerahkan kepada para petugas yang ada di lapangan. Sebab mereka lebih tahu kondisi di lapangan dengan menyiapkan kiat-kiat khusus.

“Mungkin kalau tidak banyak, dua lembaga bisa dikumpulkan atau cukup satu lembaga dikumpulkan. Mungkin juga satu lembaga dilakukan selama 2 hari. Untuk hal seperti itu kita serahkan kepada petugas lapangan yang lebih tahu,” terangnya.

Shodiq mengharapkan paling tidak pada bulan Februari 2022 pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini sudah selesai. “Kalau targetnya kita harapkan bisa mencapai 80 persen dari total sasaran. Syukur-syukur bisa melampaui target yang kita inginkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Shodiq mengharapkan semua lapisan masyarakat bisa mendukung pelaksanaan vaksin anak usia 6-11 tahun. Sebab anak merupakan salah satu yang juga rentan dan bisa mendukung pencapaian herd immunity.

“Kita berharap masyarakat mendukung dan secara individu mereka sudah terlindungi dari Covid-19. Kalaupun nanti mereka tertular Covid-19 maka tidak akan fatal karena sudah mempunyai kekebalan tubuh untuk melawan Covid-19,” pungkasnya. (wan)