Thursday, October 8, 2026
Depan > Kesehatan > Pemkab Probolinggo Siapkan Satgas Layanan Terpadu P4GN, Antisipasi Peredaran Narkoba hingga Desa Pelosok

Pemkab Probolinggo Siapkan Satgas Layanan Terpadu P4GN, Antisipasi Peredaran Narkoba hingga Desa Pelosok

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/1/2026).

Rakor dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur didampingi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto.

Kegiatan ini diikuti oleh Inspektorat Daerah, Bapelitbangda, BPPKAD, BPBD, BKPSDM, DPMD, Diskominfo, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Satpol PP, Bagian Hukum serta Bagian Pemerintahan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mengatakan pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Hal tersebut didasarkan pada kondisi faktual di lapangan, khususnya di wilayah desa-desa pelosok yang masih ditemukan adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang belum tertangani secara optimal.

“Dengan keterbatasan jangkauan pengawasan yang ada saat ini, maka diperlukan satgas yang bersifat terpadu dan melibatkan berbagai unsur perangkat daerah agar penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.

Menurut Ghafur, keberadaan Satgas Layanan Terpadu P4GN diharapkan mampu mempermudah koordinasi, pengawasan serta upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba secara menyeluruh di Kabupaten Probolinggo.

Suasana rakor persiapan pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo. (Foto : Bakesbangpol)

“Melalui satgas ini, setiap permasalahan terkait P4GN dapat ditangani secara lebih cepat, terintegrasi dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ghafur berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dapat memberikan dukungan penuh agar proses pembentukan satgas berjalan dengan baik. “Pembentukan satgas ini sekaligus dipandang sebagai embrio awal menuju terbentuknya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Probolinggo di masa mendatang,” terangnya.

Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto menyampaikan permasalahan narkoba saat ini telah menjadi ancaman serius yang memerlukan kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan. Penyalahgunaan narkoba kini telah menyasar generasi muda bahkan sejak usia dini.

“Salah satu faktor yang turut mempengaruhi adalah maraknya penggunaan game online yang mudah diakses. Dalam beberapa kasus, hal ini dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk mempengaruhi anak-anak dan remaja agar terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Hari menekankan pentingnya peran Perangkat Daerah terkait dalam melakukan upaya pencegahan secara dini. DP3AP2KB dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendampingan serta perlindungan terhadap anak dan remaja dari bahaya narkoba.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur memimpin rakor persiapan pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo. (Foto : Bakesbangpol)

“Saya meminta seluruh OPD segera mengirimkan nama perwakilan untuk bergabung dalam Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo,” pintanya.

Dalam rapat tersebut turut disampaikan rencana penempatan Sekretariat Satgas yang akan berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo di Dringu guna memudahkan koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat

Berdasarkan hasil pembahasan rapat, disepakati susunan Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari Kepala Unit dari unsur Sekretaris Bakesbangpol, Sekretaris dari unsur Kepala Bidang Kajian Strategis Bakesbangpol, Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) dari unsur Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Koordinator Rehabilitasi dari unsur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info