LUMBANG – Upaya optimalisasi pengelolaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terus diperkuat melalui pembinaan lini lapangan yang digelar Balai Penyuluhan KB Kecamatan Lumbang bersama Pemerintah Kecamatan Lumbang, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Koordinator Wilayah Balai Penyuluhan KB Kecamatan Lumbang Agastiya Aldi Rusdiyanto yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembinaan tersebut.
Dalam paparannya, Agastiya menyampaikan capaian penginputan DTSEN Kecamatan Lumbang hingga 21 April 2026 telah mencapai 71 persen. Dengan capaian tersebut, Kecamatan Lumbang berada di peringkat ke-12 dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.
“Capaian ini patut kita syukuri, namun saya berharap para kader IMP tidak lengah dan tetap semangat agar target 100 persen bisa segera tercapai,” ujarnya.
Ia menekankan peran kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) sebagai ujung tombak di lapangan sangat menentukan keberhasilan program DTSEN, terutama dalam memastikan data yang dihimpun akurat dan mutakhir.

Sementara Camat Lumbang Budi Utomo menyampaikan apresiasi atas kinerja para kader yang dinilai telah bekerja maksimal dalam mendukung program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi kader IMP. Program DTSEN ini sangat penting untuk mewujudkan basis data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir dan terintegrasi,” katanya.
Menurutnya, data DTSEN memiliki peran strategis sebagai landasan dalam penanganan kemiskinan, termasuk pengurangan kemiskinan ekstrem serta penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
“Diperlukan sinergi yang kuat antara Kecamatan Lumbang, Balai Penyuluhan KB dan kader IMP agar pengelolaan data ini benar-benar optimal,” tegasnya.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh unsur lini lapangan semakin solid dalam mempercepat penyelesaian DTSEN sehingga target capaian 100 persen dapat segera terwujud di Kecamatan Lumbang. ***
Penulis : Mujiono
Editor : Tim Bromo Info
