Saturday, July 24, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Kurangi Pengangguran, Disnaker Segera Gelar Job Market Fair

Kurangi Pengangguran, Disnaker Segera Gelar Job Market Fair

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo segera menggelar Job Market Fair (JMF) atau Pameran Bursa Kerja Kabupaten Probolinggo tahun 2019 di obyek wisata Pantai Bentar Desa Curahsawo Kecamatan Gending pada 6 Nopember 2019 mendatang.

Pendaftaran bagi para pencari kerja dalam JMF tersebut dilakukan pada 23 Oktober hingga 6 Nopember 2019. Total ada sebanyak 1.500 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 31 perusahaan yang berpartisipasi dalam JMF tersebut.

Sebagai bentuk kesiapan dalam pelaksanaan JMF tersebut, Rabu (30/10/2019) dilaksanakan Technical Meeting (TM) di aula Disnaker Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini diikuti oleh segenap panitia dan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin mengungkapkan kegiatan Job Market Fair ini dilakukan untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja dan perusahaan sebagai pengguna tenaga kerja agar dapat diperoleh informasi langsung yang akurat dari pihak perusahaan tentang kesempatan kerja yang ada.

“Dengan demikian para pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minat dan kompetensi yang dimiliki serta perusahaan memperoleh tenaga kerja yang profesional, berkualitas dan siap pakai sesuai kebutuhan perusahaan sehingga dapat membuka kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara Kasi Informasi Pasar Kerja Disnaker Kabupaten Probolinggo Pudji Hartatik mengatakan JMF ini bertujuan sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mengurangi angka pengangguran melalui peran serta perusahaan dengan menyediakan lowongan pekerjaan sesuai dengan minat dan kompetensi masyarakat yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“JMF ini merupakan bentuk fasilitasi pencari kerja dan perusahaan oleh Pemerintah Daerah dalam penyediaan informasi lowongan kerja yang actual bagi pencari kerja. Sekaligus membantu dalam mempercepat proses penempatan tenaga kerja dan berfungsi sebagai kemitraan dengan penggunaan tenaga kerja serta lembaga-lembaga penempatan tenaga kerja,” katanya.

Untuk JMF tahun 2019 ini terang Pudji, pihaknya menargetkan mampu diikuti oleh oleh 2.000-an pencari kerja. Jika nantinya sesuai dengan lowongan pekerjaan yang tersedia, maka akan mampu mengurangi angka pengangguran sebanyak 1.500 orang di Kabupaten Probolinggo.

“Dalam JMF tahun 2019 ini, metode yang digunakan oleh setiap perusahaan berbeda-beda. Ada yang langsung tes dan diterima di lokasi, tetapi ada juga yang hanya mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Selanjutnya, pencari kerja yang lulus sesuai kriteria yang ditetapkan akan dipanggil untuk mengikuti tes selanjutnya. Mudah-mudahan dengan adanya JMF ini, masyarakat Kabupaten Probolinggo bisa diterima kerja di perusahaan sebuah dengan minat dan kompetensi yang dimilikinya,” harapnya. (wan)

cww trust seal