Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Kabupaten Probolinggo Torehkan Sejarah, Jadi Pelopor Nasional Program RPL JPT Pratama

Kabupaten Probolinggo Torehkan Sejarah, Jadi Pelopor Nasional Program RPL JPT Pratama

JAKARTA – Nama Kabupaten Probolinggo kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tercatat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Graduation Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Khusus Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Aula Prof. Agus Dwiyanto Markas Besar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Graduation tersebut diikuti 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Probolinggo dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ mewakili Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Turut hadir Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto dan Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto.

Turut hadir Sekretaris Utama LAN RI Dr. Andi Taufik, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Erna Irawati, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Army Winarty, Ketua Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS) Anwar Sanusi, Direktur Ekosistem Pembelajaran ASN Hartoto beserta jajaran pejabat LAN RI lainnya.

Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dalam kegiatan Graduation RPL Program Khusus Jenjang JPT Pratama di Aula Prof. Agus Dwiyanto Markas Besar LAN RI Jakarta. (Foto : Kominfo/Haryo Rusdianto Susilo)

Prosesi graduation ditandai dengan penyematan PIN Pemimpin Perubahan kepada 16 peserta RPL oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ bersama Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Dr. Tr. Erna Irawati dan Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan data alumni Program RPL kepada Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS).

Prestasi membanggakan turut diraih peserta asal Kabupaten Probolinggo. Tiga pejabat berhasil menjadi lulusan terbaik Program RPL Tahun 2026, yakni Direktur UOBK RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Yessy Rahmawati sebagai peringkat pertama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Abdul Ghafur sebagai peringkat kedua dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo Ulfiningtyas sebagai peringkat ketiga.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menyampaikan Program RPL merupakan bentuk transformasi pengembangan kompetensi ASN yang mengakui pengalaman, dedikasi serta capaian para pejabat sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ memberikan sambutan dalam Graduation Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Khusus Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. (Foto : Kominfo/Haryo Rusdianto Susilo)

“Rekognisi Pembelajaran Lampau bukan sekadar pengakuan atas pengalaman yang telah dilalui, tetapi menjadi pijakan untuk terus belajar, berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Jabatan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk memberikan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Wabup Fahmi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam membangun budaya pembelajaran berkelanjutan melalui penguatan Corporate University dan pengembangan kapasitas ASN sebagai bagian dari transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional, adaptif dan berdampak.

Sementara Sekretaris Utama LAN RI Dr. Andi Taufik memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Probolinggo yang menjadi pelopor nasional dalam penyelenggaraan Program RPL bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Sekretaris Utama LAN RI Dr. Andi Taufik dalam kegiatan Graduation Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Khusus Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. (Foto : Kominfo/Haryo Rusdianto Susilo)

“Kabupaten Probolinggo merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang kami wisuda melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Ke-16 peserta ini merupakan angkatan pertama di Indonesia. Kami berharap komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo menjadi role model nasional dan diikuti oleh kabupaten maupun kota lainnya dalam menyiapkan pejabat pimpinan tinggi melalui Program RPL,” katanya.

Menurut Andi, Program RPL menjadi solusi pengembangan kompetensi ASN karena para pejabat tetap dapat menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa harus meninggalkan pekerjaan dalam waktu yang lama.

“Program ini menunjukkan negara hadir untuk memberikan pengakuan terhadap pengalaman, prestasi dan capaian yang telah diraih para ASN. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas aparatur sekaligus memperkuat transformasi pembelajaran ASN di Indonesia,” tambahnya.

Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan Sekretaris Utama LAN RI Dr. Andi Taufik bersama tiga pejabat yang menjadi lulusan terbaik Program RPL Tahun 2026. (Foto : Kominfo/Haryo Rusdianto Susilo)

Predikat sebagai pelopor nasional tersebut menjadi tonggak baru bagi Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur. Melalui penguatan kompetensi kepemimpinan yang berkelanjutan, diharapkan lahir semakin banyak pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas guna mewujudkan Kabupaten Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing). ***

Penulis : Haryo Rusdianto Susilo
Editor : Tim Bromo Info