Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Jelang Ramadhan, Polres Probolinggo Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Jelang Ramadhan, Polres Probolinggo Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

PAJARAKAN – Dalam rangka mengantisipasi tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang bulan suci Ramadhan, Polres Probolinggo menggelar apel pasukan “Operasi Keselamatan Semeru 2026” di lapangan apel Mapolres Probolinggo, Senin (2/2/2026). Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Pebruari 2026.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto ini diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Probolinggo, personel Polres Probolinggo, anggota Kodim 0820 Probolinggo serta unsur Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan oleh Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto menyampaikan apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana serta soliditas sinergi lintas sektoral guna mendukung keberhasilan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto menyematkan pita dalam apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026. (Foto : Polres Probolinggo)

Wakapolres menjelaskan, terdapat sepuluh prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran penindakan selama operasi berlangsung, baik melalui penegakan hukum (gakkum), E-TLE, penindakan manual maupun teguran.

“Sepuluh prioritas pelanggaran tersebut antara lain menggunakan handphone saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, tidak menggunakan helm serta menerobos lampu lalu lintas,” katanya.

Selain itu, pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi melebihi batas kecepatan, pengemudi di bawah umur serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang juga menjadi sasaran operasi.

Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto membacakan amanat Kapolda Jatim dalam apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026. (Foto : Polres Probolinggo)

“Ada sepuluh prioritas pelanggaran. Kami menghimbau masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas sehingga tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Kabupaten Probolinggo menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” terangnya.

Lebih lanjut Wakapolres menegaskan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas akan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif dan preemtif. “Intinya, tindakan yang dilakukan anggota harus humanis. Pelanggaran lalu lintas biasanya menjadi awal terjadinya kecelakaan, sehingga perlu dicegah sejak dini,” tegasnya.

Wakapolres berharap, melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Probolinggo dapat ditekan, sekaligus menurunkan tingkat fatalitas akibat kecelakaan. “Berdasarkan data yang ada, terdapat tren positif penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada periode ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.

Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto saat mengecek kesiapan kendaraan dalam apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026. (Foto : Polres Probolinggo)

Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar selama pelaksanaan operasi mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, edukatif serta humanis yang didukung dengan penegakan hukum baik secara elektronik maupun teguran.

“Kami meminta seluruh anggota yang bertugas dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 untuk menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kontraproduktif di masyarakat,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info