Thursday, June 17, 2021
Depan > Kesehatan > Isolasi Mandiri dan Pakai Masker Turunkan Risiko Penularan Antar Keluarga Serumah

Isolasi Mandiri dan Pakai Masker Turunkan Risiko Penularan Antar Keluarga Serumah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan risiko anggota keluarga lain yang serumah dengan orang terkonfirmasi positif COVID-19 adalah 30-53% (penelitian Grijalva & Wang, 2020).

“Risiko penularan antar anggota keluarga terjadi karena kontak yang sering setiap hari dengan orang positif dan tidak menggunakan masker saat kontak dengan anggota keluarga yang terinfeksi COVID-19,” katanya.

Menurut Dewi, untuk menurunkan risiko penularan antar anggota keluarga serumah dengan orang yang terinfeksi yaitu semua harus menggunakan masker. “Untuk mengurangi kontak dengan anggota keluarga yang terinfeksi, maka isolasi dilakukan di tempat khusus, bukan di rumah,” jelasnya.

Dewi menerangkan melakukan isolasi mandiri dengan maksimal menurunkan risiko penularan ke anggota keluarga yang lain. Seperti menempatkan pasien di ruangan tersendiri dan tidur sendiri dengan ventilasi baik dan terpisah dengan yang lain serta membatasi ruang pergerakan pasien.

“Hindari kontak dengan barang yang terkontaminasi pasien (handuk, alat makan minum, alat mandi termasuk sikat gigi, pakaian). Semua orang di sekitar pasien dan pasien harus menggunakan masker dan jangan menggunakan masker bekas,” terangnya.

Intinya tambah Dewi, risiko anggota keluarga serumah untuk tertular jika ada orang positif COVID-19 di rumah yaitu 30-53% dan berpotensi meningkatkan klaster keluarga COVID-19. Melakukan isolasi mandiri dengan pencegahan-pencegahan yang benar dapat menurunkan risiko tertular.

“Yuuk, disiplin tingkatkan iman, aman dan imun. Jangan beri peluang virus COVID-19 menginfeksi diri kita sehingga keluarga di rumah juga aman terlindungi, tidak tertular dan tidak menularkan. Salam sehat,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal