Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Inspektorat Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek SI Desa SAE, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Desa

Inspektorat Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek SI Desa SAE, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Desa

KRAKSAAN – Inspektorat Kabupaten Probolinggo mulai memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi Sistem Informasi (SI) Desa SAE melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh dua Klinik Kecamatan, yakni Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pajarakan.

SI Desa SAE merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai bank data sekaligus sarana monitoring dan evaluasi bagi Camat dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa di wilayah masing-masing. Melalui aplikasi ini, laporan penyelenggaraan pemerintahan desa dapat disampaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga mendukung tertib administrasi dan pengawasan yang lebih efektif.

Aplikasi SI Desa SAE menjadi hasil akhir dari inovasi yang dikembangkan Inspektorat Kabupaten Probolinggo melalui penguatan koordinasi Coaching Clinic, pembentukan Klinik Kecamatan serta pengembangan sistem digital pengelolaan data desa.

Menariknya, aplikasi tersebut dikembangkan oleh akademisi Fakultas Teknik Informatika Universitas Nurul Jadid sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat tanpa menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi, Inspektur Pembantu Bidang Perekonomian Inspektorat Kabupaten Probolinggo Taufiqi, Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid Zainal Arifin, Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Rahadi Septanto Kurniawan dan Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin.

Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosadi mengatakan aplikasi SI Desa SAE harus berjalan sukses karena menjadi instrumen penting dalam mendukung tugas Camat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap desa.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid Zainal Arifin dalam kegiatan bimtek SI Desa SAE. (Foto : Inspektorat)

“SI Desa SAE adalah alat yang membantu Camat dalam melaksanakan pengawasan dan pembinaan desa di wilayahnya. Saat ini kita sudah harus menerapkan sistem digital dalam seluruh aktivitas pekerjaan. Karena itu aplikasi ini wajib sukses dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Imron juga menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid atas kontribusinya dalam mengembangkan aplikasi tersebut melalui program pengabdian masyarakat.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid yang telah memberikan sumbangsih nyata kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui pengembangan aplikasi SI Desa SAE,” jelasnya.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid Zainal Arifin menyampaikan pengembangan aplikasi SI Desa SAE merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Aplikasi SI Desa SAE merupakan bentuk komitmen Universitas Nurul Jadid dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ini juga menjadi wujud pengabdian putra daerah untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Sedangkan Inspektur Pembantu Bidang Perekonomian Inspektorat Kabupaten Probolinggo Taufiqi menjelaskan aplikasi SI Desa SAE memiliki manfaat yang luas bagi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga kepala daerah.

“Bagi desa, aplikasi ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen yang aman. Bagi camat, SI Desa SAE digunakan untuk monitoring dan evaluasi secara tepat waktu. Aplikasi ini juga sangat diperlukan oleh APIP dan Dinas PMD sebagai bahan kajian, serta menjadi sumber data strategis bagi Bupati dalam menentukan kebijakan,” terangnya.

Inspektur Pembantu Bidang Perekonomian Inspektorat Kabupaten Probolinggo Taufiqi dalam kegiatan bimtek SI Desa SAE. (Foto : Inspektorat)

Menurut Taufiqi, keberadaan SI Desa SAE diharapkan mampu menciptakan kepatuhan administrasi dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa secara berkelanjutan.

“Dengan SI Desa SAE, kita ingin membangun budaya tertib administrasi, meningkatkan kepatuhan pelaporan serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan berbasis data,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info