Monday, November 30, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Empat Positif COVID-19 Sehat dan Tidak Ada Keluhan

Empat Positif COVID-19 Sehat dan Tidak Ada Keluhan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan keempat positif Corona Virus Disease (COVID-19) sampai saat ini sehat, semua masih beraktifitas seperti biasa dan tidak ada keluhan-keluhan yang signifikan.

“Termasuk orang-orang yang diisolasi lainnya yang ada kontak-kontak dekat seperti keluarga dan teman-temannya. Sejauh ini kondisinya semua sehat dan harapannya seterusnya sehat,” katanya.

Anang menerangkan penanganan terhadap positif COVID-19 selama diisolasi pada prinsipnya dihimbau untuk berusaha ikhlas dengan takdir yang sedang dialami. Karena kondisi psikologi masing-masing orang ini menentukan daya tahan tubuh mereka. Daya tahan tubuh mereka menentukan cepat tidaknya mereka menjadi pulih.

“Kita jamin makannnya, vitaminnya, kita berikan aktifitas-aktifitas, senam dan berjemur. Artinya kita coba walaupun mungkin fasilitasnya tidak ideal tetapi kita menjamin senyaman mungkin biar mereka bisa secara lahir batinnya bisa menjaga daya tahan tubuhnya semakin bagus dan segera menjadi pulih,” jelasnya.

Selain itu terang Anang, pihaknya juga melakukan pemeriksaan rutin kesehatannya dan melakukan swab. “Minggu depan kita akan melakukan swab ulang. Paling tidak seminggu sekali kita swab yang kita kirimkan ke Jakarta. Kalau ternyata nanti bisa segera negatif, nanti segera kita kembali ke masyarakat,” terangnya.

Menurut Anang, untuk orang sekeliling positif COVID-19 masuk dalam status OTG (Orang Tanpa Gejala). Sebab mereka pernah kontak tetapi memang tidak ada gejala. “Memang mereka betul-betul tidak sakit, tetapi tetap akan diawasi,” tegasnya.

Anang menjelaskan pihaknya menelusuri keempat tenaga positif ini, meskipun sebenarnya sudah selesai dilakukan. Pada saat awal sudah dilakukan rapid test kedua. Waktu itu secara internal langsung melakukan tracking di kantor-kantornya dan yang ustadz itu di wilayahnya. Orang-orang yang kontak dekat dan sangat dekat diisolasi ke rumah pengawasan dan yang pernah bersinggungan dilakukan rapid test.

“Alhamdulillah kalau sudah selesai hasilnya negatif ya kita himbau untuk melakukan isolasi mandiri. Tapi yang kontak dekat kita lakukan isolasi ketat, karena yang dekat ini kita swab dan dikirimkan ke Jakarta belum ada hasilnya. Kita masukkan ke rumah pengawasan,” ungkapnya.

Terkait dengan hasil swab keenam orang rekan yang sudah positif COVID-19 ini Anang menerangkan sampai saat ini hasilnya masih belum keluar dan harapannya minggu depan sudah bisa ada hasilnya. “Sekarang prosesnya masih ada di Jakarta. Nanti kalau sudah ada hasil, Jakarta akan menghubungi Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Anang menghimbau kepada masyarakat bahwa siapapun bisa menjadi penular dan siapapun bisa menularkan. Lebih baik sekarang harus hati-hati. Karena sudah waktunya membatasi diri, keluar rumah memakai masker, kemana-mana selalu cuci tangan, harus jaga tangan supaya tidak pegang-pegang apapun, kecuali langsung cuci tangan dan harus jaga supaya tidak mudah pegang muka.

“Siapapun bisa menularkan dengan situasi ini. Kita sudah tidak melihat mana daerah merah, karena semua merah. Mari kita masyarakat sama-sama mengikuti apa yang menjadi kebijakan dari Ibu Bupati supaya Corona ini bisa segera selesai dari Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal