KRAKSAAN – Upaya menjaga dan memulihkan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran masyarakat yang konsisten melakukan aksi pelestarian lingkungan juga perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan agar gerakannya semakin luas.
Hal tersebut menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo dalam verifikasi lapangan calon penerima Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) yang dilakukan Tim Penilai DLH Provinsi Jawa Timur, Senin (21/9/2026).
Dalam verifikasi tersebut terdapat dua calon dari Kabupaten Probolinggo. Calon pertama adalah Budiono, warga Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan yang diusulkan dalam kategori Perintis Lingkungan atas dedikasinya menginisiasi aksi pemulihan lingkungan.
Sementara calon kedua, Ika Ratmawati yang diusulkan dalam kategori Pengabdi Lingkungan berkat konsistensinya dalam memberikan edukasi mengenai penggunaan agen hayati di bidang pertanian yang ramah lingkungan.
Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Roby Siswanto melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Suryana Nuring Perbawani mengatakan verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung kiprah masyarakat yang selama ini telah memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
“Verifikasi ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap masyarakat yang telah berjuang menjaga dan memulihkan lingkungan. Apa yang dilakukan para calon Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nuring, dedikasi yang dilakukan Budiono maupun Ika menunjukkan bentuk kontribusi yang berbeda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. “Pemulihan lingkungan dan edukasi pertanian ramah lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar pengelolaan lingkungan dilakukan secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Nuring berharap proses tersebut tidak berhenti pada penilaian atau pemberian apresiasi. Semangat para calon pelestari lingkungan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk mengambil peran sesuai potensi dan lingkungan masing-masing.
“Harapan kami ke depan semakin banyak muncul agen-agen pelestari lingkungan hidup di Kabupaten Probolinggo. Semakin banyak masyarakat yang bergerak, semakin luas pula dampak positif yang bisa diberikan bagi pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup,” harapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Karena itu, berbagai inisiatif warga yang memiliki dampak positif perlu terus didorong dan dikembangkan.
“Melalui verifikasi calon PFLH ini kami berharap muncul lebih banyak individu maupun kelompok masyarakat yang berani memulai aksi nyata untuk lingkungan,” tambahnya.
Gerakan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat pada lingkungan sekitar, tetapi juga berkembang menjadi budaya bersama dalam menjaga dan melindungi lingkungan hidup di Kabupaten Probolinggo. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
