Tuesday, May 21, 2024
Depan > Kemasyarakatan > DKUPP Lakukan Monitoring dan Identifikasi Potensi Kerajinan

DKUPP Lakukan Monitoring dan Identifikasi Potensi Kerajinan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring, pembinaan dan identifikasi potensi kerajinan di UMKM yang ada di beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Selasa (9/1/2024).

Kegiatan ini dilakukan di UMKM Marem Craft Anyaman Bambu di Desa Gunung Geni Kecamatan Banyuanyar, UMKM Handycraft di Desa Betek Kecamatan Krucil dan UMKM aksesoris Fashion Kaloka di Kecamatan Paiton. Serta monitoring dan evaluasi hibah alat produksi Umi Tumilah di Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan.

Monitoring dan identifikasi potensi kerajinan di beberapa UMKM di Kabupaten Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami bersama dengan Kepala Bidang Usaha Mikro DKUPP Kabupaten Probolinggo Winda Permata Erianti dan Kepala Bidang Perindustrian DKUPP Kabupaten Probolinggo Asminanik.

“Dengan datang langsung ke lokasi UMKM maka akan mengetahui permasalahan termasuk potensi dan apa yang dibutuhkan oleh beberapa pengrajin kerajinan, khususnya kerajinan bambu, handycraft dan aksesoris yang ada di Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

Menurut Taufik, kegiatan ini sekaligus sebagai sarana seleksi untuk pelaksanaan pameran inacraft di Jakarta. Inilah ikhtiar dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk membantu memasarkan produk daerah.

“Harapan akhirnya saat UMKM maju, maka ekonomi masyarakat meningkat. Insya Allah kesejahteraan masyarakat juga tercapai. Selain itu, akan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” jelasnya.

Taufik menambahkan hal yang terpenting kegiatan ini akan menumbuhkan semangat berwirausaha. Jadi dengan munculnya semangat berwirausaha, ini akan membentuk masyarakat yang kreatif, inovatif dan tangguh menghadapi permasalahan. Inilah nantinya akan menjadikan IKM-IKM di Kabupaten Probolinggo menjadi tangguh.

“Artinya support dari pemerintah ini akan menumbuhkan semangat. Semangat dan yakin apa dengan usahanya akan semakin kuat, semakin tangguh dan semakin semangat karena mendapatkan support dari pemerintah, termasuk urusan marketing pemasaran,” pungkasnya. (wan)