Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Disporaparbud Berikan Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Disporaparbud Berikan Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan pengelolaan usaha homestay/pondok wisata di Hotel Sukapura Permai, Senin hingga Rabu (27-29/9/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta perwakilan pemilik/pengelola usaha homestay yang berada di Desa Wonotoro, Ngadas, Ngadisari, Sukapura, Wonokerto, Jetak, Sapikerep, Wonokerso, Andungbiru serta homestay di Puncaksari.

Selama 3 (tiga) hari, perwakilan pemilik/pengelola usaha homestay ini dipandu narasumber yang terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, East Java Ecotourism Forum (EJEF) dan SMK Pariwisata Sukapura.

Materi yang diberikan meliputi kebijakan dan program pembangunan kepariwisataan daerah untuk pengembangan homestay/pondok wisata, homestay/pondok wisata dalam sistem kepariwisataan, standar usaha homestay/pondok wisata serta pengelolaan dan pelayanan homestay/pondok wisata.

Selanjutnya, penyelenggaraan usaha homestay/pondok wisata pada masa penanganan Covid-19 serta evaluasi terhadap praktik pengelolaan homestay/pondok wisata yang telah dilakukan peserta pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan kunjungan lapangan pengelolaan homestay/pondok wisata berstandar nasional/ASEAN di Homestay Rengganis milik Sugiono di Dusun Cemorolawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura yang sudah dikelola secara turun temurun.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengharapkan agar para pemilik/pengelola homestay yang ada di Kabupaten Probolinggo senantiasa terus meningkatkan daya saingnya dengan cara melakukan study banding kepada homestay yang sudah maju dan berkembang.

“Homestay di masa pandemi Covid-19 itu harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Oleh karena itu, para pengelola homestay harus tahu bagaimana cara menerima tamu, menata kamar dengan baik dan menjaga kebersihannya,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Nurahman mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola usaha homestay/pondok wisata agar lebih professional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.

“Kami memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para pengelola homestay bagaimana meningkatkan kewirausahaan di zaman digital marketing pariwisata supaya bisa lebih eksis. Sebab jika tidak pernah dilatih, maka akan tambah jauh dengan daerah yang lain,” ujarnya.

Menurut Nurahman, di era digital marketing pariwisata ini para pemilik homestay harus tahu cara menerima tamu sesuai dengan kearifan lokal, menerima tamu sesuai dengan protokol kesehatan, dapat menata kamar dengan baik dan ventilasi yang sesuai. Serta khusus yang ada di kawasan Tengger biasanya langsung ke pawon untuk diajak ngobrol.

“Melalui kegiatan ini kami berharap agar pengelola homestay mempunyai daya saing dan mampu memberikan kesan yang baik bagi wisatawan, sehingga wisatawan merasa betah berlama-lama tinggal dan mau kembali lagi,” pungkasnya. (wan)