Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Dispersip Dorong Pengembangan Perpustakaan Desa

Dispersip Dorong Pengembangan Perpustakaan Desa

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Untuk pengembangan perpustakaan desa sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar pertemuan stakeholder meeting dalam rangka Membangun Komitmen Pengembangan Perpustakaan Desa, Selasa (14/12/2021) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang melibatkan OPD, Perguruan Tinggi, swasta dan komunitas/filantropi baik secara online maupun offline ini dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko. Hadir pula Forum CSR Kabupaten Probolinggo dan Kepala Desa Binaan Dispersip Kabupaten Probolinggo se-Kabupaten Probolinggo

Perpustakaan desa memiliki manfaat dan peran penting dalam pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat desa. Terlebih seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju bahwa perpustakaan dituntut untuk semakin berkembang. Perpustakaan desa untuk menciptakan karya kreatif serta inovatif yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan desa agar masyarakat menjadi berdaya.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menjelaskan kegiatan stakeholder meeting dengan cara membangun komitmen mitra dalam pengembangan perpustakaan desa menjadi momentum untuk mengarahkan dan memadukan pemikiran dalam upaya membangun sinergisitas dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Khususnya akselerasi program literasi berbasis inklusi sosial di Kabupaten Probolinggo.

“Transformasi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Dalam sistem itu, perpustakaan harus dirancang agar memiliki nilai kebermanfaatan yang tinggi di masyarakat. Peran perpustakaan itu sendiri harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama dalam pengembangan potensi masyarakat. Bahkan perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo Abdul Halim menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergitas antar stakeholder perpustakaan di wilayah Kabupaten Probolinggo, baik pemerintah, swasta, perguruan tinggi, komunitas/filantropi, forum diskusi dan curah pendapat di kalangan stakeholder perpustakaan dalam membangun komitmen pengembangan perpustakaan desa sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. (y0n)