Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Diskan Kabupaten Probolinggo Perkuat Pokdakan Lele Dukung Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan

Diskan Kabupaten Probolinggo Perkuat Pokdakan Lele Dukung Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan

BANYUANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perikanan (Diskan) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) melakukan monitoring dan pembinaan lapangan terhadap Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tirta Jaya Abadi di Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif, Inklusif, Berkelanjutan, Mandiri dan Sejahtera (PETI KOIN BERMANTRA) yang diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sektor perikanan budidaya.

Pokdakan Tirta Jaya Abadi menjadi salah satu kelompok penerima program dengan fokus usaha budidaya ikan lele. Keunikan kelompok ini adalah sebagian besar anggotanya berasal dari masyarakat kategori Desil 3 berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), sehingga diharapkan mampu menjadi sasaran intervensi ekonomi yang tepat.

Selama kegiatan, tim melakukan pendampingan teknis kepada anggota kelompok, mulai dari manajemen pemberian pakan yang efisien, pengelolaan kualitas air, pencegahan penyakit ikan, teknik grading atau pemisahan ukuran ikan hingga penguatan tata kelola kelembagaan kelompok agar usaha budidaya dapat berkembang secara berkelanjutan.

Selain aspek teknis, monitoring juga difokuskan pada evaluasi dampak ekonomi program terhadap peningkatan kesejahteraan anggota kelompok. Pemerintah turut mendorong pengembangan jaringan pemasaran serta inovasi produk olahan berbahan dasar lele agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Tim Diskan Kabupaten Probolinggo dan Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring dan pembinaan lapangan terhadap kolam ikan Pokdakan Tirta Jaya Abadi di Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Diskan)

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Aziz mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata dan mampu berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

“Program PETI KOIN BERMANTRA tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat mampu mengelola usaha budidaya ikan secara mandiri. Karena itu, pembinaan dan pendampingan terus kami lakukan agar usaha yang dijalankan berkembang, meningkatkan pendapatan serta mampu mengangkat kesejahteraan anggota kelompok,” katanya.

Menurut Wahid, budidaya ikan lele memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong kelompok tidak hanya menjual ikan segar, tetapi juga mulai mengembangkan produk olahan siap konsumsi untuk meningkatkan nilai jual.

“Kami juga mendorong kelompok melakukan inovasi produk, seperti olahan lele siap masak maupun makanan siap saji. Dengan demikian, nilai tambah produk meningkat, pasar semakin luas dan keuntungan yang diperoleh anggota kelompok juga lebih besar,” jelasnya.

Wahid berharap Pokdakan Tirta Jaya Abadi mampu menjadi contoh keberhasilan program pemberdayaan ekonomi berbasis perikanan di Kabupaten Probolinggo. Keberhasilan kelompok tersebut diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai salah satu strategi menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Tim Diskan Kabupaten Probolinggo dan Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo saat berada di Pokdakan Tirta Jaya Abadi di Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Diskan)

“Harapan kami, Pokdakan Tirta Jaya Abadi menjadi role model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis budidaya perikanan. Jika dikelola secara konsisten, program ini dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info