Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) budidaya lele system Bude Saras (Budidaya Lele menggunakan RAS) dalam kegiatan pemberdayaan pembudidaya ikan kecil di UPT Pengembangan Budidaya Air Tawar/Payau, Rabu (26/6/2024).
Kegiatan ini 25 orang peserta yang merupakan pembudidaya pemula dari Kecamatan Krucil, Maron, Leces dan Tegalsiwalan. Mereka berasal dari unsur pembudidaya pemula, penerima Peti Koin Bermantra dan keluarga rawan stunting.
Dalam kegiatan tersebut mereka mendapatkan materi tentang teknik budidaya lele system Bude Saras mulai dari persiapan air budidaya, penebaran benih lele, pengelolaan, pembesaran dan analisa usaha budidaya lele serta materi penanganan penyakit ikan lele.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Aziz menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi pembudidaya baru dan mengenalkan metode budidaya lele hemat air yaitu Sistem Bude Paras (Budidaya lele menggunakan RAS).
“Sasarannya untuk meningkatnya pengetahuan pembudidaya pemula tentang teknik budidaya lele, pembudidaya mengenal teknik budidaya lele system RAS serta meningkatnya kemampuan pembudidaya dalam mengenali dan penanganan penyakit ikan lele,” ujarnya.
Sementara Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Arumah mengatakan ikan lele merupakan komoditas budidaya air tawar yang sangat digemari oleh masyarakay. Dalam 15 tahun terakhir Kabupaten Probolinggo telah mengembangkan ikan lele dengan system air tenang dengan memanfaatkan pekarangan dan tersebar dari dataran pantai sampai daerah pegunungan.
“Hal ini terlihat dari peningkatan produksi lele dari tahun ke tahun dan pada tahun 2023 sebesar 682,6 ton. Setiap tahun banyak pembudidaya baru yang mengembangkan ikan lele sebagai diversifikasi untuk penghasilan tambahan,” katanya.
Menurut Aruman, ini tentu menjadi PR bagi Dinas Perikanan untuk memberikan bimbingan dan mengembangkan teknlogi budidaya baru yang dapat menjangkau semua wilayah terutama yang kekurangan air.
“Ikan lele tidak lagi hanya sekedar untuk meningkatkan pendapatan tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan ikan sebagai menu makan sehari-hari dalam pemenuhan gizi keluarga terutama untuk mencegah stunting,” pungkasnya. (wan)
