Monday, April 22, 2024
Depan > Pemerintahan > Dishub Lakukan Kajian Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Dishub Lakukan Kajian Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo melakukan kajian rencana induk jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di ruang Forum LLAJ Dishub Kabupaten Probolinggo, Senin (13/6/2022).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami ini diikuti peserta dari Satlantas Polres Probolinggo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kabupaten Probolinggo Bambang Singgih Hartadi mengungkapkan latar belakang kajian ini adalah transportasi dan lalu lintas dan angkutan jalan merupakan sarana/prasarana yang mempunyai peran sangat penting dalam memperlancar roda perekonomian, memperkokoh persatuan dan kesatuan serta mempengaruhi semua aspek kehidupan bangsa dan Negara.

“Menyadari peranan transportasi jalan raya maka lalu lintas dan angkutan jalan harus ditata agar mampu mewujudkan keseimbangan pelayanan jasa angkutan dengan kendaraan penumpang umum antara kapasitas jaringan transportasi jalan dengan kendaraan umum yang beroperasi serta untuk menjamin kualitas pelayanan angkutan penumpang dalam rangka perencanaan, pengaturan dan pengendalian tingkat pelayanan angkutan,” ujarnya.

Bambang menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang terpadu dan pengembangan jaringan lalu lintas dan angkutan jalan untuk menghubungkan semua wilayah di daratan di Kabupaten Probolinggo.

“Target atau sasarannya adalah teridentifikasinya perkiraan perpindahan orang dan/atau barang menurut asal tujuan perjalanan lingkup Kabupaten Probolinggo, tersusunnya Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kabupaten Probolinggo serta tersusunnya arah kebijakan peranan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Menurut Bambang, fokus dari kajian ini adalah untuk mengkaji jaringan sebagai dasar pembuatan master plan jaringan LLAJ. Tahapan ini akan berlangsung selama 3 bulan hingga nanti akan tersusun sebuah dokumen. “Harapannya kita mempunyai basis data terkait jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Termasuk simpul-simpul transportasi seperti stasiun, terminal serta keberadaan jalan tol,” tegasnya.

Sementara Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan kajian rencana induk jaringan LLAJ ini bertujuan untuk menyajikan data guna menyikapi perkembangan yang terjadi di Kabupaten Probolinggo.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Perda RTRW sudah terbentuk, termasuk tentang kawasan industri. Dasarnya melihat perkembangan data lalu lintas dan angkutan jalan yang terjadi selama ini dan untuk 20 tahun ke depan,” katanya.

Oleh karena itu, Taufik menganggap perlu suatu data dan suatu kajian untuk solusi dari berbagai permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan. “Hasil kajian ini nanti disampaikan kepada Pemerintah Daerah, khususnya Bapelitbangda sebagai bahan perencanaan pembangunan yang berkaitan dengan infrastruktur sarana prasarana jalan,” pungkasnya. (wan)