Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Disdikdaya Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi PTK PAUD dan PNF

Disdikdaya Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi PTK PAUD dan PNF

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar workshop peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD dan PNF di RM Masada Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan, Rabu dan Kamis (9-10/8/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh 80 orang peserta terdiri dari guru PAUD Formal (guru PNS TK) sebanyak 69 orang dan Guru Penggerak Angkatan 4 dan 7 jenjang TK sebanyak 11 orang yang terbagi 2 kelas masing-masing kelas sebanyak 40 peserta.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan pentingnya para guru PNS TK dalam memahami dan meningkatkan pengetahuannya sebagai guru dengan Kurikulum Merdeka.

“Kompetensi guru merupakan kemampuan yang harus dimiliki guru sebagai bentuk pemenuhan standar kualitas yang harus dipenuhi meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional,” katanya.

Menurut Yunita, kegiatan ini diperlukan dalam rangka membantu dan memberikan dukungan terhadap kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Probolinggo. “Kegiatan ini diberikan kepada para guru PNS TK dan Guru Penggerak angkatan 4 dan angkatan 7,” jelasnya.

Sementara Analis Kebijakan Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Massajo menyampaikan secara umum kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses dan layanan GTK PAUD dalam memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, Asesmen, PBD, literasi numerasi bagi guru PNS TK dan Guru Penggerak dalam menjalankan nilai serta peran dalam pemulihan pembelajaran di Kabupaten Probolinggo.

“Indikator keberhasilan yang diharapkan pada kegiatan workshop ini peserta mampu memahami, menyusun dokumen dan mengimplementasikan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Acuan Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul ajar Kurikulum merdeka di sekolah,” ujarnya.

Selain itu jelas Massajo, peserta mampu memahami dan menyusun asessmen diagnostic, formatif dan mengimplementasikan pada kegiatan pembelajaran di sekolah dan mampu memanfaatkan Perencanaan Berbasis Data, Rapor Pendidikan dalam menyusun Program Sekolah. “Serta mampu memahami dam menyusun dokumen dan mengimplementasikan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah,” terangnya.

Sedangkan Ketua Tim Narasumber Suwanto mengungkapkan desain kegiatan workshop dilaksanakan selama 5 (lima) hari in on in dengan jadwal IN 1 dilaksanakan pada Rabu dan Kamis (9-10/8/2023), IN 2 direncanakan pada Senin dan Rabu 28-30/8/2023). “Dengan metode ceramah, diskusi kelompok curah pendapat, penugasan individu dan presentasi hasil,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan workshop diampu sejumlah narasumber dari pengawas TK, SD, Penilik PAUD dan Pamong Belajar serta Guru Penggerak yang sudah pernah mendapat materi sebelumnya melalui beberapa kegiatan seperti Pelatihan Komite Pembelajaran (PKP) Program Sekolah Penggerak, TOT, workshop dan pelatihan di tingkat provinsi maupun regional. (wan)