Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Disdikdaya Gelar Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah Jenjang SMP

Disdikdaya Gelar Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah Jenjang SMP

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dalam rangka peningkatan kompetensi tenaga kependidikan di bidang perpustakaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) tenaga pengelola perpustakaan sekolah jenjang SMP tahun 2023 di RM Masada Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Senin hingga Kamis (18-21/9/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh 218 orang peserta dari lembaga SMP negeri dan swasta yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas terdiri dari Kelas A dengan 77 orang peserta di RM Masada pada Senin dan Selasa (18-19/9/2023), kelas B dengan 74 orang peserta di RM Masada pada Rabu dan Kamis (20-21/9/2023) dan kelas C dengan 67 orang peserta di Ombass Kafé Probolinggo pada Selasa dan Rabu (26-27/9/2023).

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Yunita Nur Laili mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan profesionalisme petugas pengelola perpustakaan sekolah dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.

“Selain itu, petugas pengelola perpustakaan sekolah memiliki pemahaman tentang tata cara mengelola bahan pustaka perpustakaan, petugas pengelola perpustakaan sekolah memiliki kemampuan manajerial dalam mengembangkan perpustakaan sekolah serta petugas pengelola perpustakaan sekolah mampu meningkatkan literasi sekolah melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah,” katanya.

Menurut Yunita, peran dari pengelola perpustakaan sekolah juga sangat penting dalam memberikan layanan kepada para pemustaka. Pustakawan atau petugas pengelola perpustakaan sekolah diharapkan bisa memberikan informasi yang cepat dan tepat sesuai dengan harapan dan keinginan pemustaka.

“Guna mewujudkan perpustakaan sekolah yang baik sehingga dapat memberikan layanan secara prima dan berorientasi bagi kepentingan pemustaka dan untuk menciptakan pengelola perpustakaan sekolah yang professional, perlu dilakukan pembinaan perpustakaan sekolah, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan bahan perpustakaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Yunita menambahkan kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan motivasi dan profesionalisme petugas pengelola perpustakaan sekolah dalam pelaksanaan tugas profesionalnya serta meningkatkan pemahaman petugas pengelola perpustakaan sekolah terhadap tata cara mengelola bahan pustaka perpustakaan.

“Disamping itu, meningkatkan kemampuan manajerial petugas pengelola perpustakaan sekolah dalam mengembangkan perpustakaan sekolah serta meningkatkan literasi sekolah melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah,” terangnya.

Yunita mengharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas kompetensi petugas pengelola perpustakaan sekolah dalam pengelolaan manajerial dan teknis pengelolaan bahan pustaka sehingga dapat meningkatkan literasi sekolah. (wan)