Monday, May 20, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Diperta Berikan Pelatihan dan Praktek Pembuatan Pestisida Asap Cair

Diperta Berikan Pelatihan dan Praktek Pembuatan Pestisida Asap Cair

Reporter : Syamsul Akbar
KURIPAN – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan dan praktek pembuatan pestisida asap cair pada kegiatan Sekolah Lapang Agribisnis Petani Tembakau Menyono di Kelompok Tani Abdul Tani Desa Menyono Kecamatan Kuripan.

Kegiatan yang dilaksanakan kerja sama antara Diperta Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur ini diikuti oleh 25 orang perwakilan petani tembakau se-Kecamatan Kuripan.

Sebagai narasumber hadir dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur (Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil), Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Faiq El Himmah, Pengawas Benih Tanaman Muda Evi Rosellawati, POPT Ika Ratmawati serta Koordinator BPP Kuripan Anang Setiono.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Faiq El Himmah mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi dengan melimpahnya limbah pertanian yang tidak termanfaatkan bisa diproses menggunakan alat pirolisis untuk menghasilkan asap cair yang bermanfaat sebagai pestisida nabati.

“Selain itu, menyelamatkan lingkungan dari ketergantungan pestisida kimia/sintetis. Bahan limbah pertanian yang dimanfaatkan sebagai bahan baku diantaranya mimba, serai, tulang daun tembakau, janggel jagung, tempurung kelapa dan serbuk gergaji,” katanya.

Melalui kegiatan ini Faiq mengharapkan nantinya ketersediaan limbah pertanian mempunyai nilai ekonomis dan mengurangi biaya produksi. Untuk menjaga kontinuitas produksi pestisida asap cair yang bisa menjadi usaha (agribisnis) petani, maka perlu dukungan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo.

“Yang jelas, Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur akan mengupayakan pelatihan dan alat pirolisis,” pungkasnya. (wan)