Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Dari Taman Hidup untuk Indonesia, Semangat Kemerdekaan Bergema di Argopuro

Dari Taman Hidup untuk Indonesia, Semangat Kemerdekaan Bergema di Argopuro

KRUCIL – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kawasan konservasi sekaligus mengembangkan potensi wisata alam di Kabupaten Probolinggo.

Momentum tersebut berlangsung di kawasan Danau Taman Hidup Bremi dan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro). Rangkaian kegiatan dimulai sejak 13 Agustus 2026 dan mencapai puncaknya pada 17 Agustus 2026 melalui pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Danau Taman Hidup.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, PLN Paiton, ORARI, tour operator, ojek atau porter, pelaku konservasi, komunitas pecinta alam, MAHAPENA serta masyarakat sekitar kawasan.

Kepala BBKSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kebersamaan antara pengelola kawasan konservasi, masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini beraktivitas di kawasan Argopuro.

Menurutnya, masyarakat sekitar memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kawasan. Keberadaan kawasan konservasi tidak hanya berkaitan dengan upaya perlindungan alam, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

“Yang menjaga kawasan memang kami, tetapi masyarakat yang berada di sekitar kawasan juga menjadi bagian penting. Mereka mendapatkan manfaat sekaligus akan merasakan dampaknya apabila kawasan tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.

Kepala BBKSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Danau Taman Hidup. (Foto : BBKSDA Jawa Timur)

Sebelum pelaksanaan upacara pada 17 Agustus, rangkaian kegiatan diawali dengan renungan pada malam hari bersama berbagai unsur yang terlibat. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan perjalanan bersama menyusuri kawasan hingga pelaksanaan upacara di Danau Taman Hidup.

Nur Patria mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semangat memperingati 81 tahun Indonesia Merdeka melalui aksi bersama dalam menjaga kawasan kehutanan dan konservasi.

Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, momentum tersebut juga diisi dengan kegiatan perbaikan fasilitas pendukung di kawasan Danau Taman Hidup. Perbaikan dermaga dilakukan secara gotong royong oleh BBKSDA Jawa Timur bersama masyarakat sekitar kawasan.

Dukungan material kayu berasal dari Asuransi Kita Bisa, sedangkan proses pengerjaan melibatkan masyarakat, tukang dari Desa Kalianan Kecamatan Krucil, ojek atau porter serta pelaku wisata dari kawasan Bremi.

Keterlibatan masyarakat dalam perbaikan fasilitas tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam menjaga kawasan sekaligus mendukung aktivitas wisata alam yang dilakukan secara bertanggung jawab.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono menyampaikan harapannya agar setiap pengunjung kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang tanpa kecuali turut menjaga dan melindungi kelestarian kawasan yang dikunjunginya dengan mentaati dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Pemasangan bendera merah putih di dermaga kawasan Danau Taman Hidup. (Foto : BBKSDA Jawa Timur)

“Kelestarian kawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas/pengelola, namun masyarakat dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan juga memiliki peran penting untuk turut menjaganya agar tetap lestari,” ujarnya.

Kawasan Argopuro, termasuk Danau Taman Hidup, memiliki potensi wisata alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pecinta alam. Keindahan kawasan pegunungan tersebut menjadi bagian dari kekayaan alam Kabupaten Probolinggo yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Diskoparekraf) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi menilai pengembangan wisata alam harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Potensi wisata alam di kawasan Argopuro merupakan aset yang perlu dijaga bersama. Pengembangan pariwisata harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat tanpa mengurangi fungsi konservasi kawasan,” ujarnya.

Kolaborasi antara pengelola kawasan, pemerintah, masyarakat, komunitas pecinta alam dan pelaku wisata diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan Argopuro sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata berbasis alam di Kabupaten Probolinggo.

Dermaga kawasan Danau Taman Hidup setelah direnovasi secara gotong royong oleh BBKSDA Jawa Timur bersama masyarakat sekitar kawasan. (Foto : BBKSDA Jawa Timur)

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Danau Taman Hidup pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen menjaga kekayaan alam untuk generasi mendatang. ***

Penulis : Haryo Rusdianto Susilo
Editor : Tim Bromo Info