Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > BUMDesa se-Kecamatan Maron Bentuk Forum Perkuat Ekonomi dan Kolaborasi Desa

BUMDesa se-Kecamatan Maron Bentuk Forum Perkuat Ekonomi dan Kolaborasi Desa

MARON – Direktur dan Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dari 18 desa di Kecamatan Maron membentuk Forum BUMDesa se-Kecamatan Maron dalam kegiatan yang digelar di Cafe Dam 8 Desa Brabe Kecamatan Maron, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang PKPLD (Pemberdayaan Kemasyarakatan dan Potensi Lembaga Desa) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayat. Pembentukan forum ini sekaligus menjadi bagian dari penunjang program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Brabe Kecamatan Maron.

Kabid PKPLD DPMD Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayat mengatakan pembentukan forum BUMDesa bertujuan menjadi wadah koordinasi, konsultasi dan berbagi ilmu manajemen antar BUMDesa di Kecamatan Maron.

“Forum ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi desa, memperkuat kolaborasi pemasaran serta mengoptimalkan potensi lokal melalui inovasi. Teknologi informasi juga memiliki peran penting sebagai media membangun jejaring antar BUMDesa dan pengembangan unit usaha,” katanya.

Menurut Farhan, keberadaan forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antar desa dalam mengembangkan usaha ekonomi berbasis potensi lokal sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara JF PSM DPMD Kabupaten Probolinggo Wawang menyampaikan pihaknya siap memfasilitasi koordinasi dan konsultasi antar BUMDesa di Kecamatan Maron, khususnya dalam menghadapi berbagai kendala dan tantangan pengembangan usaha desa.

“Kami siap memfasilitasi BUMDesa untuk saling berkoordinasi dan berkonsultasi terkait berbagai persoalan maupun kesulitan yang dihadapi dalam pengelolaan unit usaha,” ujarnya.

Wawang menegaskan analisis kelayakan usaha menjadi faktor penting dalam membangun dan mengembangkan unit usaha BUMDesa. Sebab, langkah tersebut berpengaruh terhadap pengelolaan risiko, potensi keuntungan hingga pengambilan keputusan strategis oleh pengurus BUMDesa dan kepala desa.

“Analisis kelayakan usaha menjadi kunci agar unit usaha yang dibangun benar-benar memiliki prospek dan mampu meminimalisir risiko kerugian,” jelasnya.

Melalui forum tersebut, BUMDesa di Kecamatan Maron diharapkan semakin solid dalam membangun jejaring usaha, meningkatkan kapasitas manajemen serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info