Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Bromo Sunset Music and Culture Angkat Seni Tradisi dan Kreativitas Lokal

Bromo Sunset Music and Culture Angkat Seni Tradisi dan Kreativitas Lokal

SUKAPURA – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo kembali menghadirkan ajang seni dan budaya melalui kegiatan Bromo Sunset Music and Culture dengan tema “Bromo in Wonderlight” yang digelar di Amphitheater Seruni Point Bromo pada Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menampilkan beragam pertunjukan seni mulai dari musik, tari tradisional, pantomim hingga pencak silat seni tunggal. Sejumlah penampil yang turut memeriahkan acara di antaranya komunitas pantomim Remime Remind Your Imagination, Vaizh and Friends, Ayu Kindi Nasya dengan pencak silat seni tunggal serta Ayodya Bahuwarna Dance Studio.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan kegiatan Bromo Sunset Music and Culture menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka di kawasan wisata Bromo.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang ekspresi bagi para pelaku seni, budaya dan ekonomi kreatif Kabupaten Probolinggo agar dapat tampil dan dikenal lebih luas oleh masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Menurut Heri, keberagaman penampilan yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas generasi muda Kabupaten Probolinggo yang patut diapresiasi dan terus dikembangkan.

Suasana Bromo Sunset Music and Culture dengan tema “Bromo in Wonderlight” di Amphitheater Seruni Poin Bromo di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura. (Foto : Disporapar)

“Kami berharap Bromo Sunset Music and Culture tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Heri menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk meningkatkan daya tarik wisata Bromo dengan menghadirkan atraksi seni yang edukatif, kreatif dan menghibur bagi pengunjung. “Sinergi antara seni, budaya dan pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info