Depan > Pemerintahan > Banggar Sampaikan Laporan Pembahasan P-APBD 2022

Banggar Sampaikan Laporan Pembahasan P-APBD 2022

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan Badan Anggaran (Banggar) Pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2022, Kamis (1/9/2022).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Dari pihak eksekutif hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Komposisi Rancangan P-APBD tahun 2022 setelah pembahasan antara Badan Anggaran dengan TAPD terkait Perubahan APBD tahun anggaran 2022 telah disepakati susunan perangkaannya.

Dari sisi pendapatan, sebelum pembahasan pendapatan daerah sebesar Rp 2.327.961.156.003,00. Setelah pembahasan terjadi kenaikan sebesar Rp 3.667.493.803, sehingga menjadi Rp 2.331.628.649.806,00. Belanja daerah semula Rp 2.454.513.073.371,00, sehingga setelah pembahasan berubah menjadi sebesar Rp 2.647.724.195.869,00.

Sehingga dari sisi pendapatan daerah dibandingkan dengan belanja daerah setelah pembahasan, maka anggaran mengalami defisit sebesar Rp 316.095.546.063,00 yang akan ditutup oleh pembiayaan daerah. Adapun pembiayaan daerah yang akan digunakan untuk menutup defisit anggaran terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebelum pembahasan sebesar Rp 126.551.917.368,00, setelah pembahasan bertambah sebesar Rp 211.463.517.903,00, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 338.015.435.271,00.

Pengeluaran pembiayaan sebelum pembahasan sebesar Rp 0,00 sehingga setelah pembahasan menjadi Rp 21.919.889.208,00. Sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp 0 rupiah dan selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan dan ditambah sisa lebih tahun berkenaan akan digunakan untuk menutup defisit anggaran yang terjadi pada Rancangan Perubahan APBD tahun 2022 ini.

Dalam laporan hasil kegiatan Banggar pembahasan P-APBD Kabupaten Probolinggo Tahun 2021 disebutkan dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, maka Badan Anggaran mengambil kesimpulan bahwa secara umum dokumen Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2022 yang merupakan lampiran tidak terpisahkan dari nota kesepakatan telah memenuhi ketentuan sebagaimana mestinya.

Sedangkan terhadap hal-hal yang masih perlu diadakan penyempurnaan agar dilakukan perbaikan sebagaimana dalam pembahasan bersama antara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Probolinggo dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Oleh karena itu laporan Badan Anggaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan dan masukan untuk pembahasan fraksi-fraksi dalam menyusun pendapat akhir.

Dalam laporan tersebut, Banggar juga menyampaikan beberapa saran. Pertama, implementasi APBD Perubahan tahun 2022 memiliki waktu yang terbatas. Badan Anggaran berharap kepada semua OPD untuk dapat memanfaatkan waktu dan anggaran yang ada dengan sebaik-baiknya. Karena keterbatasan waktu tersebut, Banggar juga berharap khususnya kepada Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal untuk dapat mengawal pelaksanaan APBD Perubahan tahun anggaran 2022 ini dengan baik, sehingga potensi-potensi kesalahan baik administratif maupun substantif dapat direduksi atau bahkan dieliminasi.

Kedua, kebijakan pergeseran, pengalihan maupun penambahan dan pengurangan yang telah diusulkan, dibahas dan disepakati bersama antara DPRD melalui Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo tidak hanya didasarkan pada kemampuan anggaran yang ada serta prioritas kebijakan anggaran, tapi juga kebijakan tersebut sebagai bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama DPRD bersinergi dalam pencapaian target yang lebih maksimal dan berkualitas.

Ketiga, Badan Anggaran mengharapkan agar Pemerintah Daerah mengoptimalkan dan meningkatkan pendapatan daerah dengan mencari sumber-sumber pendapatan yang sah melalui kajian-kajian potensi yang ada dengan didukung basis data yang konkrit dan valid sesuai dengan regulasi yang ada. (wan)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id slot slot pulsa