Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Fatayat NU Kraksaan Dorong PAC Perkuat Kaderisasi dan Pengabdian Masyarakat

Fatayat NU Kraksaan Dorong PAC Perkuat Kaderisasi dan Pengabdian Masyarakat

KRAKSAAN – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) se-Cabang Kraksaan masa khidmat 2026–2029 resmi dilantik. Kepengurusan baru didorong tidak hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga memperkuat kaderisasi, membangun sinergi lintas sektor dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelantikan pengurus PAC Fatayat NU tersebut berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (30/9/2026) sore. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah.

PAC Fatayat NU yang dilantik terdiri dari PAC Gending, PAC Tiris Barat, PAC Gading, PAC Banyuanyar, PAC Besuk, PAC Pajarakan, PAC Paiton, PAC Kotaanyar, PAC Tiris Timur, PAC Krucil, PAC Maron, PAC Pakuniran dan PAC Kraksaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo Agus Mukson, anggota DPR RI Anisah Syakur, Dewan Kehormatan PC Fatayat NU Kraksaan Ning Umi Haniah Fahmi AHZ dan Ning Kuntum Fii Amaanillah, Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Hafidzul Hakiem Noer, Ketua PC Muslimat NU Kraksaan Hj Qurrati Aini, Ketua PC GP Ansor Kraksaan Abd. Rahman, perwakilan Polres Probolinggo, 14 Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan serta Ketua PC IPNU Kraksaan dan Ketua PC IPPNU Kraksaan.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan hadiah kepada pemenang Lomba Video Kreatif. Juara 1 diraih PAC Fatayat NU Kecamatan Gending, juara 2 diraih PAC Fatayat NU Kecamatan Besuk dan juara 3 diraih PAC Fatayat NU Kecamatan Paiton.

Ketua PC Fatayat NU Kraksaan Fatimah Al Zahra menyampaikan pelantikan tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan organisasi setelah sebelumnya dilaksanakan konferensi di tingkat anak cabang dan menghasilkan ketua-ketua PAC baru.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah memimpin prosesi pelantikan PAC Fatayat NU se-Cabang Kraksaan. (Foto : Kominfo/Hendra Trisianto)

“Alhamdulillah satu tahun kemudian terlaksana konferensi-konferensi di anak cabang-anak cabang. Dan terpilihlah ketua-ketua baru. Alhamdulillah sekarang Ketua PAC-nya dilantik semua,” ujarnya.

Fatimah meminta seluruh pengurus dan kader menjadikan amanah organisasi sebagai ruang untuk memperkuat pengabdian. Kerja sama seluruh kader diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu, di sini saya ingin menyerukan semangat untuk menebar kebaikan, semangat untuk berkhidmat, memberikan manfaat yang nyata di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak PAC Fatayat NU memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan TP PKK di wilayah masing-masing. “Dari 14 PAC ini saya titip Bapak Camat dan Ibu Camat. Saya titip mohon disapa di kecamatannya masing-masing. Sinergi antara TP PKK dengan Fatayat di anak cabang masing-masing,” lanjutnya.

Sementara Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah menekankan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi. Kekuatan Fatayat NU tidak hanya berada pada struktur pimpinan wilayah, cabang dan anak cabang, tetapi juga terdapat pada pimpinan ranting dan anggota.

“Kaderisasi masa depan organisasi. Sumber daya manusianya harus kita bangun, kita kuatkan. Gerakan LKD, DTD ini harus dilakukan, bukan di pimpinan cabang saja, tetapi diikuti oleh pimpinan ranting dan pimpinan anak cabang,” ungkapnya.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah menyerahkan SK dalam pelantikan PAC Fatayat NU se-Cabang Kraksaan. (Foto : Kominfo/Hendra Trisianto)

Siti juga mengingatkan PAC agar mampu merawat ranting-ranting di bawahnya. Keberadaan ranting dinilai perlu diperkuat agar organisasi tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga aktif dalam menjalankan kegiatan.

“Jangan sampai banyak biaya tapi tidak bermutu. Hidupnya anak cabang, hidupnya pimpinan ranting itu adalah bagian yang harus kita kuatkan dan selalu dilakukan, dimantapkan oleh sahabat-sahabat,” tuturnya.

Lebih lanjut Siti juga mendorong Fatayat NU memperkuat gerakan perempuan, perlindungan perempuan dan anak serta pencegahan kekerasan. Ia turut menekankan pentingnya edukasi pencegahan HIV-AIDS melalui kegiatan masyarakat dan pengajian di tingkat ranting.

“Melalui pengajian-pengajian yang dilakukan oleh sahabat-sahabat di ranting itu adalah sosialisasi penanggulangan HIV-AIDS. Karena melalui Dinas Kesehatan saja tidak cukup,” urainya.

Selain itu, kader Fatayat NU didorong memanfaatkan media sosial untuk memproduksi konten positif. Aktivitas organisasi yang dilakukan secara rutin di tengah masyarakat dinilai dapat menjadi bagian dari kekuatan literasi digital.

“Bagaimana sahabat-sahabat ini memproduksi sebagai produsen-produsen konten yang positif. Apa yang sudah panjenengan lakukan, yang kelihatannya itu sederhana, sampaikanlah. Tampakkan melalui literasi digital yang panjenengan miliki,” pintanya.

Dewan Kehormatan PC Fatayat NU Kraksaan Ning Umi Haniah Fahmi AHZ dalam pelantikan PAC Fatayat NU se-Cabang Kraksaan. (Foto : Kominfo/Hendra Trisianto)

Dalam penguatan organisasi hingga tingkat desa, Siti juga menyinggung program Desa Sahabat. PC Fatayat NU Kraksaan disebut menjadi salah satu dari 14 PC yang masuk dalam tahap seleksi penghargaan Desa Sahabat dari 44 PC Fatayat NU se-Jawa Timur. Capaian tersebut merupakan hasil dari proses organisasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Ini bukan hal yang instan, pastilah satu proses dari yang sebelum-sebelumnya dilakukan. Ini tidak mengada-ada. Ini bagaimana pimpinan wilayah melihat potret potensi yang dimiliki oleh masing-masing PC,” tambahnya.

Dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Agus Mukson mendorong Fatayat NU memperkuat peran perempuan muda dalam menghadapi perubahan zaman. Pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Lebih dari itu, pelantikan merupakan momentum untuk meneguhkan kembali niat, komitmen dan tanggung jawab pengabdian,” katanya.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang berlangsung cepat dan arus informasi yang bergerak dalam hitungan detik. Kondisi tersebut turut memengaruhi lingkungan tumbuh anak-anak dan generasi muda.

“Kita menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat, teknologi digital berkembang luar biasa, informasi bergerak dalam hitungan detik. Anak-anak dan generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya,” jelasnya.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Agus Mukson memberikan sambutan dalam pelantikan PAC Fatayat NU se-Cabang Kraksaan. (Foto : Kominfo/Hendra Trisianto)

Agus mendorong Fatayat NU mengambil peran dalam berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi perempuan, literasi digital, pendidikan anak dan remaja, ketahanan keluarga, kesehatan hingga pencegahan perkawinan anak.

“Kita bisa memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan, meningkatkan literasi digital, mendukung pendidikan anak dan remaja, memperkuat ketahanan keluarga, mendorong kepedulian terhadap kesehatan anak dan remaja, mencegah perkawinan anak, serta berbagai persoalan sosial lainnya,” terangnya.

Tidak lupa Agus juga berpesan agar seluruh pengurus menjaga amanah organisasi dengan sebaik-baiknya. “Jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan organisasi sebagai tempat untuk belajar, berkhidmat dan bermanfaat,” pesannya.

Sedangkan Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Hafidzul Hakiem Noer mengajak Fatayat NU memperkuat pengabdian dengan landasan keikhlasan. Ia menyebut pengabdian kepada Nahdlatul Ulama dan Fatayat NU sebagai bagian dari khidmat kepada sesuatu yang mulia.

“Pengabdian kita kepada sesuatu yang mulia itu akan menjadikan sebuah kemuliaan kita semuanya. Pengabdian kita kepada Nahdlatul Ulama, pengabdian kita kepada Fatayat Nahdlatul Ulama, ini merupakan suatu kemuliaan bagi kita,” ujarnya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Hafidzul Hakiem Noer menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba video kreatif. (Foto : Kominfo/Hendra Trisianto)

Ia berharap Fatayat NU mampu membangun sinergi dengan PCNU Kraksaan dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mewujudkan tatanan kemanfaatan bagi umat. Sekaligus mengajak seluruh unsur Fatayat NU bergerak bersama untuk mewujudkan kemanfaatan dan kemaslahatan masyarakat.

“Fatayat NU, PCNU dan semua PAC Fatayat NU harus saling bersinergi dan harus bangkit bersama untuk mewujudkan kemanfaatan dan kemaslahatan warga Nahdlatul Ulama, khususnya Probolinggo,” tambahnya.

Pelantikan kepengurusan PAC Fatayat NU se-Cabang Kraksaan masa khidmat 2026–2029 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kaderisasi, merawat ranting, membangun sinergi dan memperluas pengabdian Fatayat NU di tengah masyarakat. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info