MARON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memastikan bantuan budidaya ikan lele melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif, Inklusif, Berkelanjutan, Mandiri, dan Sejahtera (Peti Koin Bermantra) terus dikawal agar memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Pengawalan tersebut dilakukan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo bersama Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo melalui monitoring dan evaluasi (monev) di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sahabat Lele Sejati Desa Pegalangan Kecamatan Maron, Jum’at (11/9/2026).
Monev yang dilaksanakan di kediaman Ketua Pokdakan Sahabat Lele Sejati tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Program Peti Koin Bermantra Tahun Anggaran 2026. Program ini diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin desil 1 sampai 4.
Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo Anna Ratnawati bersama tim serta Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Azis bersama tim teknis.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Azis mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan sekaligus efektivitas bantuan budidaya ikan lele yang telah disalurkan pemerintah daerah.
“Melalui pendampingan berkelanjutan, program Peti Koin Bermantra diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang tergabung dalam anggota kelompok pembudidaya ikan,” katanya.

Menurutnya, monev menjadi penting untuk memastikan sarana dan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok penerima. “Karena itu, tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi usaha budidaya yang dijalankan Pokdakan Sahabat Lele Sejati,” jelasnya.
Dalam peninjauan tersebut terang Wahid, tim mengecek kondisi kolam, kualitas air serta kesehatan benih lele. “Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk mengetahui perkembangan budidaya sekaligus melihat berbagai hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam proses pemeliharaan,” terangnya.
Selain melakukan pengecekan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat. Diskan bersama Bapelitbangda berkomitmen menjaga sinergi lintas sektor agar dukungan yang diberikan tidak hanya berdampak dalam jangka pendek.
“Program Peti Koin Bermantra diarahkan untuk mendorong masyarakat penerima manfaat memiliki kegiatan ekonomi produktif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam konteks budidaya lele, keberlanjutan usaha menjadi penting agar bantuan pemerintah dapat berkembang menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga,” tegasnya.
Budidaya perikanan darat juga diharapkan mampu menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat desa. Dengan pengelolaan dan pendampingan yang tepat, usaha tersebut dapat terus dikembangkan oleh anggota kelompok pembudidaya ikan.
“Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Program Peti Koin Bermantra diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
